Cek Hasil Pantauan Harga Daging Sapi di Rumah Potong Hewan

Minggu, 09 Mei 2021 - 21:19 WIB
loading...
Cek Hasil Pantauan Harga...
Tercatat dari hasil pantauan, ketersediaan daging sapi berada pada kondisi aman. Untuk harga daging sapi (karkas) di tingkat Rumah Potong Hewan (RPH) bervariasi. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Tercatat dari hasil pantauan, ketersediaan daging sapi berada pada kondisi aman. Untuk harga daging sapi (karkas) di tingkat Rumah Potong Hewan (RPH) bervariasi mulai dari Rp 96.000,-/kg sampai Rp 103.000,-/kg untuk sapi lokal, dan Rp 100.000,-/kg hingga Rp 104.000,-/kg untuk sapi impor.

Baca Juga: Harga Daging Sapi Makin Mahal, 3 Hari Jelang Lebaran Tembus Rp140 Ribu/Kg

Terjadinya variasi harga ini tergantung dari kondisi dan kualitas sapi itu sendiri, serta biaya jasa pemotongan yang juga berbeda di setiap RPH. Harga daging sapi memang diramalkan akan terus mengalami pergerakan seiring naiknya permintaan dari masyarakat, namun kenaikan tersebut masih dalam batas yang wajar.

Untuk di RPH Bayur-Karawaci misalnya, pada hari biasa rerata jumlah sapi yang dipotong per hari sebanyak 35 ekor. Namun mendekati lebaran diprediksi akan terjadi peningkatan sebesar 7-8 kali lipat atau sekitar 250 ekor sapi akan dipotong untuk memenuhi permintaan konsumen.

Terjadinya kenaikan harga daging menjelang idul fitri, menurut pedagang daging karena harga daging sapi hidupnya yang sudah mahal. Namun menurut pengakuan pengelola RPH dari segi ketersediaan sapinya cukup, hanya memang harga sapi hidup sudah naik, sehingga harga daging di pasar eceren juga mengalami kenaikan.

"Untuk mengatasi hal tersebut, kami menggencarkan gelar pangan murah daging sapi beku. Kami siapkan daging sapi beku dalam jumlah yang cukup di Pasar Mitra Tani yang tersebar di Jabotabek. Bahkan dapat dipesan secara online dengan free ongkir," ujar Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Risfaheri di Jakarta, Minggu (9/3/2021).

Sementara itu pada tingkat distributor, daging sapi yang terdapat pada cold storage merupakan daging sapi beku impor yang berasal dari berbagai negara di antaranya Australia, New Zealand, India dan Amerika.

Salah satu distributor yang dikunjungi tim adalah PT Suri Nusantara Jaya, yang berlokasi di Jl. Raya Kranggan, Jatiraden, Kec. Jatisampurna, Bekasi.

“Daging sapi yang dimiliki saat ini sekitar 1.290 ton, dan daging kerbau 491 ton, dengan jangkauan pemasaran ke seluruh Indonesia, kami siap mendukung terpenuhinya kebutuhan masyarakat,” ujar Sulaeman, staf bagian impor PT Suri Nusantara Jaya yang ditemui saat kunjungan.

Distributor lain yang juga menjadi lokasi kunjungan adalah Indogizi Ciputat, PT Mega Internasional Sejahtera, PT Berkat Mandiri Prima, dan PT Harjaya Mulia Abadi (EATMEAT).

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo telah menegaskan, pasokan daging untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan sampai dengan Idul Fitri 2021 aman.

"Harapan kami di Ramadhan sampai Idulfitri nanti kebutuhan pangan betul-betul tersedia. Kami melaporkan setiap saat kepada presiden tentang persediaan sebelas komoditi yang ada," kata Mentan SYL.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Kemendag Pastikan Harga Daging Sapi Tak Melebihi Rp130 Ribu Per Kg

Mentan SYL mengakui pada saat Ramadhan hingga Idul Fitri permintaan daging akan tinggi yang berdampak pada harganya yang naik.

Guna menyikapi permintaan daging sapi serta kebutuhan pangan lain yang meningkat selama ramadahan dan jelang idulifitri, Kepala BKP Agung Hendriadi mengatakan, pihaknya melakukan beragam upaya antisipatif agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhannya.

Upaya yang dilakukan untuk pengamanan stabilisasi pasokan dan harga pangan di antaranya dengan mengadakan Gelar Pangan Murah (GPM) melalui Pasar Mitra Tani/Toko Tani Indonesia Centre di seluruh provinsi.

Harapannya GPM ini menjadi solusi bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pangan dengan kualitas terbaik dan harga yang terjangkau.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pedagang Daging Jabodetabek...
Pedagang Daging Jabodetabek Mogok Jualan, Lapak Pasar Kosong Melompong
Mentan Amran Copot Oknum...
Mentan Amran Copot Oknum ASN yang Sewakan Lahan Negara 300 Hektare
APDI dan Ikappi Minta...
APDI dan Ikappi Minta Pemerintah Turun Tangan Kendalikan Harga Daging
Pilar Swasembada Pangan,...
Pilar Swasembada Pangan, Kementan Cetak Ratusan Ribu Petani Muda
Pascalebaran, Harga...
Pascalebaran, Harga Beras, Bawang, Cabai, hingga Daging Mulai Turun
Harga Beras di Jepang...
Harga Beras di Jepang Naik 90%, Bagaimana di Indonesia?
Dirjenbun Kementan Pastikan...
Dirjenbun Kementan Pastikan Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
Tokoh Perempuan Adat...
Tokoh Perempuan Adat Merauke Mama Sinta Dukung PSN di Papua Selatan
PSN Lumbung Pangan di...
PSN Lumbung Pangan di Papua Harus Tetap Jalan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
Rekomendasi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved