Awas Lonjakan Penumpang di Arus Balik Lebaran, Menhub Usulkan Ini
Selasa, 11 Mei 2021 - 12:23 WIB
loading...
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyiapkan, beberapa langkah dalam mengantisipasi lonjakan arus balik H+2 Lebaran mendatang. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyiapkan, beberapa langkah dalam mengantisipasi lonjakan arus balik H+2 Lebaran mendatang. Misalnya adalah mengeluarkan himbauan kepada masyarakat untuk menunda kepulangannya.
“Ada dua hal yang kami usulkan untuk mengantisipasi potensi lonjakan pada arus balik. Pertama yaitu, menghimbau masyarakat untuk menunda kepulangan supaya tidak bertemu di satu tempat dan waktu tertentu yang dapat menimbulkan penumpukan,” ujarnya dalam keteranganya, Selasa (11/5/2021).
Baca Juga: Lapor Jokowi, Menhub Ungkap Gelombang Mudik Bakal Terjadi Lagi
Langkah lainya adalah dengan mengusulkan kepada Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk melakukan test covid-19 secara intensif. Khususnya tempat-tempat dengan pergerakan masyarakat yang besar.
“Kami usulkan dilakukan testing yang intensif di berbagai tempat yang konsentrasinya besar seperti di Madiun, Ngawi, Surabaya, Solo, Jogja, Semarang, Cirebon, Jakarta bahkan yang dari Sumatera di Bakauheni,” jelasnya.
Baca Juga: Pemudik Gelap ke Cirebon Lewat Laut Digagalkan Patroli Kemenhub
Secara khusus, tes intensif gratis ini bisa dilakukan khusus transportasi darat yang memiliki pergerakan cukup tinggi. Sedangkan untuk transportasi lain akan diberlakukan pengetatan persyaratan seperti pada masa pra peniadaan mudik Lebaran.
“Kami mengusulkan kepada Menko Perekonomian dan Menkes untuk memberikan tes covid-19 gratis bagi mereka yang melakukan perjalanan melalui darat. Sementara untuk perjalanan transportasi lain akan diberlakukan pengetatan syarat perjalanan seperti pada masa pra peniadaan mudik,” ungkapnya.
“Ada dua hal yang kami usulkan untuk mengantisipasi potensi lonjakan pada arus balik. Pertama yaitu, menghimbau masyarakat untuk menunda kepulangan supaya tidak bertemu di satu tempat dan waktu tertentu yang dapat menimbulkan penumpukan,” ujarnya dalam keteranganya, Selasa (11/5/2021).
Baca Juga: Lapor Jokowi, Menhub Ungkap Gelombang Mudik Bakal Terjadi Lagi
Langkah lainya adalah dengan mengusulkan kepada Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk melakukan test covid-19 secara intensif. Khususnya tempat-tempat dengan pergerakan masyarakat yang besar.
“Kami usulkan dilakukan testing yang intensif di berbagai tempat yang konsentrasinya besar seperti di Madiun, Ngawi, Surabaya, Solo, Jogja, Semarang, Cirebon, Jakarta bahkan yang dari Sumatera di Bakauheni,” jelasnya.
Baca Juga: Pemudik Gelap ke Cirebon Lewat Laut Digagalkan Patroli Kemenhub
Secara khusus, tes intensif gratis ini bisa dilakukan khusus transportasi darat yang memiliki pergerakan cukup tinggi. Sedangkan untuk transportasi lain akan diberlakukan pengetatan persyaratan seperti pada masa pra peniadaan mudik Lebaran.
“Kami mengusulkan kepada Menko Perekonomian dan Menkes untuk memberikan tes covid-19 gratis bagi mereka yang melakukan perjalanan melalui darat. Sementara untuk perjalanan transportasi lain akan diberlakukan pengetatan syarat perjalanan seperti pada masa pra peniadaan mudik,” ungkapnya.
(akr)
Lihat Juga :