Seperti BRI, Bank Mandiri Terjun ke Pembiayaan PLTS Atap
Rabu, 12 Mei 2021 - 08:50 WIB
loading...
A
A
A
"Indonesia telah berkomitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 29% dari baseline dengan kemampuan sendiri atau 41% dengan bantuan internasional, di mana sektor energi diharapkan berkontribusi untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 314-398 juta ton CO2 pada tahun 2030, sebagaimana telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada Paris Agreement," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (12/5/2021).
Setjen DEN memiliki inisiasi untuk mendukung komitmen tersebut melalu berbagai gerakan sebagai agen perubahan. Kerja sama ini adalah salah satu upaya kontribusi dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian ESDM, Setjen DEN, dan SKK Migas untuk mempercepat transisi energi di Indonesia.
"Kami sangat mendorong implementasi program transisi energi melalui praktik di dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya sebagai policy makers di bidang energi, namun juga sebagai praktisi dan sekaligus Agen Perubahan di bidang energi untuk Indonesia yang lebih baik," tambah Djoko.
Sebelumnya, Setjen DEN telah melakukan kerja sama serupa dengan Bank BRI dan PT LEN. Djoko menuturkan, keikutsertaan Bank Mandiri dan SKK Migas saat ini dalam program PLTS atap merupakan suatu kemajuan yang positif yang diharapkan dapat diikuti oleh unit-unit kerja atau kementerian lainnya.
"Besar harapan kami bahwa melalui inisiasi kerja sama yang kita lakukan saat ini, unit kerja maupun kementerian lain dapat melakukan kerja sama serupa. Selain itu, pegawai di lingkungan Setjen DEN, dan SKK Migas dapat dengan mudah dan cepat untuk mengakses dana pinjaman guna memanfaatkan PLTS atap," jelasnya.
Setjen DEN memiliki inisiasi untuk mendukung komitmen tersebut melalu berbagai gerakan sebagai agen perubahan. Kerja sama ini adalah salah satu upaya kontribusi dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian ESDM, Setjen DEN, dan SKK Migas untuk mempercepat transisi energi di Indonesia.
"Kami sangat mendorong implementasi program transisi energi melalui praktik di dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya sebagai policy makers di bidang energi, namun juga sebagai praktisi dan sekaligus Agen Perubahan di bidang energi untuk Indonesia yang lebih baik," tambah Djoko.
Sebelumnya, Setjen DEN telah melakukan kerja sama serupa dengan Bank BRI dan PT LEN. Djoko menuturkan, keikutsertaan Bank Mandiri dan SKK Migas saat ini dalam program PLTS atap merupakan suatu kemajuan yang positif yang diharapkan dapat diikuti oleh unit-unit kerja atau kementerian lainnya.
"Besar harapan kami bahwa melalui inisiasi kerja sama yang kita lakukan saat ini, unit kerja maupun kementerian lain dapat melakukan kerja sama serupa. Selain itu, pegawai di lingkungan Setjen DEN, dan SKK Migas dapat dengan mudah dan cepat untuk mengakses dana pinjaman guna memanfaatkan PLTS atap," jelasnya.
Lihat Juga :