Demi Bersolek Saat Lebaran, Warga Surabaya Ramai-Ramai Tebus Emasnya

Rabu, 12 Mei 2021 - 09:10 WIB
loading...
Demi Bersolek Saat Lebaran,...
Suasana pelayanan offline di kantor Pegadaian Dinoyo, Surabaya, Jawa Timur. Foto/AliMasduki/MPI
A A A
SURABAYA - Menjelang Hari Raya Idhul Fitri 1442 H atau Lebaran , tebus gadai yang dilakukan masyarakat meningkat. Tahun ini, tebus gadai di PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah (Kanwil) XII Surabaya, Jawa Timur meningkat 10-15%. Peningkatan tebus gadai ini diketahui dari hasil tahun lalu dengan bulan yang sama (YoY).

Assisten Vice President Business Support PT Pegadaian (Persero) Kanwil XII Surabaya, I Wayan Darmayasa, mengatakan peningkatan tebus gadai ini dipengaruhi keinginan masyarakat untuk merayakan Hari Raya Idhul Fitri dengan menggunakan perhiasan.

Baca juga:Datangi Warga Bali yang Simpan Moncong Pari Gergaji, KKP Ingatkan Warga

"Kalau dilihat YoY (dibanding tahun lalu), tebus gadai tahun ini meningkat 10-15%," katanya di The Gade & Cofee Jalan Dinoyo, Surabaya, Rabu (11/5/2021).

Wayan mengatakan, tradisi masyarakat untuk berlebaran dengan menggunakan perhiasan mengalami peningkatan, sehingga mereka melakukan pelunasan untuk keperluan Lebaran.

"Biasanya masyarakat tidak sreg kalau tak menggunakan perhiasan. Ada pelunasan di sektor gadai," ujarnya.

Pasca-Hari Raya, lanjutnya, biasanya masyarakat akan kembali mengagunkan atau menggadaikan emas kembali untuk keperluan usahanya.

"Dan kami pun juga tetap mengedukasi ke masyarakat tentang investasi emas. Kita sudah memasuki anak milenial dengan tujuan regenerasi nasabah," terangnya.

Wayan menjelaskan, pihaknya telah mengenalkan berbagai produk Pegadaian, bahkan Pegadaian telah bermain di bidang digitalisasi. Menurut dia, jika masyarakat sudah men-download Pegadaian Digital Service (PDS) dan aktifasi finansial masyarakat bisa untuk menabung.

Baca juga:Menkes Sebut Pandemi Paling Cepat Selesai 2 Tahun bahkan Ada Sampai Sekarang

"Jadi orang yang menabung tidak perlu datang ke Pegadaian. Mereka cukup menggunakan aplikasi untuk menabung," ungkapnya.

Tidak hanya itu, Pegadaian juga telah melakukan kerja sama dengan marketplace untuk meningkatkan transaksi produk Pegadaian. Marketplace ini memiliki dampak yang sangat besar dalam peningkatan pengenalan produk Pegadaian.

"Masa pandemi Covid-19 saat ini sektor usaha Pegadaian jelas terdampak. Dan ini berdampak ke dunia usaha ke UMK dan juga di bidang bisnis. Dan secara tak langsung mempengaruhi Pegadaian selaku pembiayaan peminjaman ke masyarakat," pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Makin Mudah Berinvestasi,...
Makin Mudah Berinvestasi, Pegadaian dan KSEI Gandeng Tangan Kembangkan ETF Emas
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
Melebarkan Sayap Internasional,...
Melebarkan Sayap Internasional, Pegadaian Cetak Kinerja Positif di Timor Leste
Wujudkan Satu Ketulusan,...
Wujudkan Satu Ketulusan, Rohis Pegadaian Distribusikan 4.500 Paket Daging Kurban
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian dan ANTAM Jalin Sinergi Strategis
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Lebaran Betawi 2026...
Lebaran Betawi 2026 Jadi Ajang Silaturahmi dan Pelestarian Budaya
Dari WhatsApp hingga...
Dari WhatsApp hingga Netflix, Ini Biang Kerok Lonjakan Trafik 21% XLSMART Saat Lebaran
Rekomendasi
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved