PermataBank Syariah Luncurkan Layanan Digital buat BPRS
Selasa, 18 Mei 2021 - 00:18 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PermataBank Syariah terus berupaya menghadirkan beragam inovasi. Salah satunya dengan meluncurkan layanan digital bagi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) . Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk terus mendorong kemajuan industri keuangan syariah di Indonesia. Melalui inovasi digital ini, PermataBank Syariah berharap dapat meningkatkan secara khusus pertumbuhan bisnis BPRS dan juga keuangan syariah di Indonesia di era digitalisasi perbankan saat ini.
Berdasarkan data OJK, total aset keuangan syariah di Indonesia pada Desember 2020 mencapai Rp1.802,86 triliun dengan market share 9,9%. Aset tersebut meliputi aset perbankan syariah sebesar Rp608,9 triliun, industri keuangan non-bank (IKNB) syariah sebesar Rp 116,3 triliun dan pasar modal syariah Rp 1.077,6 triliun.
Baca juga:Xaurius Berikan Opsi Investasi Emas Secara Digital
Pertumbuhan aset keuangan syariah ini mencapai 22.79% secara year-on-year. Perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia juga diakui secara global, dibuktikan dengan naiknya peringkat Indonesia menjadi peringkat empat pada tahun 2020 dari peringkat lima di tahun sebelumnya pada State of Global Islamic Economy Report 2020/2021.
Melihat potensi dan optimisme tersebut, PermataBank Syariah berupaya menjadi yang terdepan dalam menghadirkan layanan syariah secara digital dengan memberikan solusi paket layanan digital bagi BPRS. Melalui paket layanan digital dari PermataBank Syariah, BPRS akan mendapatkan kemudahan dalam melakukan transfer in & transfer out dari dan ke bank lain, baik bank umum konvensional dan syariah, unit usaha syariah, serta BPRS lainnya.
Direktur Unit Usaha Syariah PermataBank, Herwin Bustaman mengatakan, paket layanan digital yang dihadirkan oleh PermataBank Syariah diharapkan dapat menjadi solusi untuk menjawab tantangan yang dihadapi oleh BPRS saat ini.
Selain itu, dia menjelaskan, melalui layanan digital pertama yang diberikan oleh bank syariah Indonesia, PermataBank Syariah ingin terus menunjukkan komitmen dan menjadi yang terdepan dalam menghadirkan berbagai layanan perbankan syariah yang tepercaya dan bermanfaat bagi masyarakat.
Berdasarkan data OJK, total aset keuangan syariah di Indonesia pada Desember 2020 mencapai Rp1.802,86 triliun dengan market share 9,9%. Aset tersebut meliputi aset perbankan syariah sebesar Rp608,9 triliun, industri keuangan non-bank (IKNB) syariah sebesar Rp 116,3 triliun dan pasar modal syariah Rp 1.077,6 triliun.
Baca juga:Xaurius Berikan Opsi Investasi Emas Secara Digital
Pertumbuhan aset keuangan syariah ini mencapai 22.79% secara year-on-year. Perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia juga diakui secara global, dibuktikan dengan naiknya peringkat Indonesia menjadi peringkat empat pada tahun 2020 dari peringkat lima di tahun sebelumnya pada State of Global Islamic Economy Report 2020/2021.
Melihat potensi dan optimisme tersebut, PermataBank Syariah berupaya menjadi yang terdepan dalam menghadirkan layanan syariah secara digital dengan memberikan solusi paket layanan digital bagi BPRS. Melalui paket layanan digital dari PermataBank Syariah, BPRS akan mendapatkan kemudahan dalam melakukan transfer in & transfer out dari dan ke bank lain, baik bank umum konvensional dan syariah, unit usaha syariah, serta BPRS lainnya.
Direktur Unit Usaha Syariah PermataBank, Herwin Bustaman mengatakan, paket layanan digital yang dihadirkan oleh PermataBank Syariah diharapkan dapat menjadi solusi untuk menjawab tantangan yang dihadapi oleh BPRS saat ini.
Selain itu, dia menjelaskan, melalui layanan digital pertama yang diberikan oleh bank syariah Indonesia, PermataBank Syariah ingin terus menunjukkan komitmen dan menjadi yang terdepan dalam menghadirkan berbagai layanan perbankan syariah yang tepercaya dan bermanfaat bagi masyarakat.
Lihat Juga :