Centro Bangkrut, APPBI Akui Penjualan Sandang Paling Terpuruk
Selasa, 18 Mei 2021 - 17:07 WIB
loading...
Ilustrasi foto/Dok SINDOphoto/Maman Sukirman
A
A
A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 membuat banyak bisnis ritel berguguran dalam setahun terakhir. Teranyar, pengelola Centro Department Store dan Parkson Department Store, PT Tozy Sentosa dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Senin (17/5).
Merespon hal ini, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja mengatakan, sektor ritel mengalami kondisi yang berat selama pandemi Covid-19.
"Sektor usaha kategori sandang atau busana atau apparel merupakan salah satu sektor usaha ritel yang mengalami kondisi paling berat selama pandemi," katanya kepada MNC Portal Indonesia, Selasa ( 18/5/2022).
Baca juga: Centro Pailit, APPBI: Pertumbuhan Ekonomi Masih Sebatas Mengurangi 'Minus'
Meski saat ini perekonomian tengah bergerak tumbuh, lanjut dia, nyatanya sektor ritel masih mengalami minus. Menurut dia, untuk kembali normal masih butuh waktu.
Merespon hal ini, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja mengatakan, sektor ritel mengalami kondisi yang berat selama pandemi Covid-19.
"Sektor usaha kategori sandang atau busana atau apparel merupakan salah satu sektor usaha ritel yang mengalami kondisi paling berat selama pandemi," katanya kepada MNC Portal Indonesia, Selasa ( 18/5/2022).
Baca juga: Centro Pailit, APPBI: Pertumbuhan Ekonomi Masih Sebatas Mengurangi 'Minus'
Meski saat ini perekonomian tengah bergerak tumbuh, lanjut dia, nyatanya sektor ritel masih mengalami minus. Menurut dia, untuk kembali normal masih butuh waktu.
Lihat Juga :