Utang Segunung, Group Bakrie Disarankan Jual Aset

Kamis, 20 Mei 2021 - 16:34 WIB
loading...
Utang Segunung, Group...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengamat Ekonomi Aviliani menyarankan agar Bakrie Group melakukan penjualan aset sebagai upaya memenuhi kewajiban utangnya. Dengan demikian, Bakrie Group bisa lebih fokus ke inti bisnisnya. "ISelain itu, pakai cara restrukturisasi juga bisa. Semua peluang bisa mereka lihat," ungkap dia saat dihubungi baru-baru ini.

Terkait utang, Grup Bakrie memiliki rekam jejak panjang, misalnya akibat utang yang terus menumpuk PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) bisa menjual satu per satu aset bisnisnya. Upaya tersebut dapat dilakukan demi menutupi utang jangka pendek. Paling anyar, salah satu anak usaha yakni PT Bakrie Darma Indonesia (BDI) sejak 31 Desember 2019 memiliki utang sebesar Rp 100 miliar ke PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), yang tak lain pengelola gerai KFC. BDI baru membayar Rp25 miliar. Sisanya belum dilunasi.

Baca Juga: Bandara Changi Shut Down, Singapore Airlines Rugi Rp45,76 Triliun

Oleh sebab itu, kata Aviliani, perusahaan keluarga Bakrie harus memulai konsolidasinya. Dia menilai, agar kejadian 1998 tak terulang, di mana perusahaan banyak yang ekspansi ke mana-mana. "Nah, saat ini mereka (Bakrie) harus kembali core business-nya supaya kepercayaan investor meningkat lagi," papar dia.

Sisa saham yang dimiliki Grup Bakrie terutama di sektor properti, kata Aviliani, bakal kembali diminati investor karena melihat adanya keyakinan bullish (naik) suatu saat nanti. "Investor kan juga menghitung, apalagi aset properti pasti akan menarik lagi ke depan," kata dia.

Terpisah, analis Lucky Bayu beranggapan ahwa perusahaan Bakrie Group harus segera melakukan restrukturisasi internal terlebih dahulu untuk melakukan optimalisasi asset yang di nilai masih memiliki peluang produktifitas. "Melakukan merger, (penggabungan usaha dengan pihak/partner strategis, agar memungkingkan untuk meningkatkan nilai tambah perusahaan di masa yang akan datang," jelas dia.

Kemudian, kata dia, perusahaan Bakrie Group juga harus merencanakan aksi korporasi agar mendorong minat dan apresiasi investor terhadap harga saham perusahaan dan nilai perusahaan. "Melakukan restrukturisasi eksternal sebagai upaya untuk mempertahankan reputasi perusahaan dan group, untuk memberikan maksud sebagai perusahaan berkelanjutan / sustainable company," jelas dia.

Baca Juga: Menang Telak Lawan Trump, Zhang Yiming Mundur dari CEO TikTok

Selanjutnya, bila memungkinkan perushaan Bakrie Group menjual saham kepada investor atau pihak yang dianggap strategis. "Melakukan penjajakan pengelolaan hutang dengan mata uang asing atau misal USD, EUR dll, agar memiliki pengelolaan treasury yang optimal, serta dapat memperolah selisih kurs valas," ungkap dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kahuripan Nirwana Bangun...
Kahuripan Nirwana Bangun Athlon Pool, Hadirkan Daya Tarik Masyarakat Sidoarjo
Nigeria Berhasil Melunasi...
Nigeria Berhasil Melunasi Utang IMF Rp54,7 Triliun, Bagaimana Caranya?
Buat Bayar Utang, Cadangan...
Buat Bayar Utang, Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi USD149,9 Miliar
Grup Bakrie Bakal Lakukan...
Grup Bakrie Bakal Lakukan Kuasi Reorganisasi, Ini Manfaatnya
MNC Finance Imbau Debitur...
MNC Finance Imbau Debitur Datangi Kantor Cabang Jika Terkendala Bayar Angsuran
Cadangan Devisa RI Turun...
Cadangan Devisa RI Turun Jadi USD134,9 Miliar, Dipakai Buat Bayar Utang
Soal Utang Whoosh, Prabowo:...
Soal Utang Whoosh, Prabowo: Saya Akan Tanggung Jawab
Ditanya Utang Whoosh,...
Ditanya Utang Whoosh, Jokowi Bungkam dan Cuma Tersenyum
8 Kewajiban Orang yang...
8 Kewajiban Orang yang Ingin Haji, Salah Satunya Bayar Utang Dulu
Rekomendasi
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Kim Ji Yeon dan Park...
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Adu Akting dalam Drama Fantasi Romantis Baru: Dive Into You
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Respons China saat AS...
Respons China saat AS Hendak Jual Jet Tempur F-35 ke India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved