Seruan Boikot Produk Israel Mulai Ramai, Apa Saja Produknya di Indonesia?

Jum'at, 21 Mei 2021 - 16:08 WIB
loading...
Seruan Boikot Produk...
Aksi solidaritas Palestina di Semarang. ANTARA FOTO/Aji Styawan/pras
A A A
JAKARTA - Simpati warga dunia untuk Palestina terus mengalir. Salah satunya diwujudkan melalui aksi boikot terhadap produk maupun brand dari perusahaan asal Israel . Di Indonesia, aksi boikot produk-produk Israel juga mulai menggema.

Menurut penelusuran MNC Portal Indonesia (MPI), produk atau brand asal Israel tidak secara langsung didatangkan melalui hubungan dagang antar dua negara. Hal ini karena Indonesia belum mengakui Israel sebagai sebuah negara berdaulat.

Baca juga: Menlu Retno di PBB: Israel Negara Penjajah Palestina, Harus Direspons Seluruh Negara!

Meski begitu, produk-produk asal Israel tidak terhindarkan masuk ke Indonesia melalui berbagai afiliasi kelompok dagang, terutama via e-commerce. Lantas, apa saja produk Israel yang ada di Indonesia? Berikut beberapa jenisnya:

1. Produk perlengkapan bayi. Produk ini hadir melalui gendongan bayi, kereta bayi serta mainan mobil-mobilan.

2. Permainan sejenis mahjong, yakni sebuah permainan board game yang menggunakan 104 kartu yang bertuliskan angka 1-13.

3. Instrumen musik berupa gitar, tamborin maupun drum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
Israel Lepas Ketergantungan...
Israel Lepas Ketergantungan Dolar AS, Menerima Rp5.193 Triliun Sejak PD II
Mentan Amran Waswas,...
Mentan Amran Waswas, Perang Iran vs AS-Israel Picu Kenaikan Harga Pangan
Imbas Perang Iran vs...
Imbas Perang Iran vs AS-Israel, Penerbangan dari Bali ke Timteng Terganggu
AS Rancang Gaza Jadi...
AS Rancang Gaza Jadi Resor Futuristik Senilai Rp1.878 Triliun, Rencana Rekonstruksi 20 Tahun
Palestina Daftar Anggota...
Palestina Daftar Anggota Penuh BRICS setelah Diakui Mayoritas Negara di PBB
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Rekomendasi
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved