Champion Kontruksi Kereta Api, Adhi Karya Bidik Pasar Filipina
Selasa, 25 Mei 2021 - 23:13 WIB
loading...
A
A
A
"Utamanya yang saat ini sedang banyak proyek perkeretaapian adalah di Filipina, saat ini kita akan mengikuti enam paket pekerjaan railway commuter line di Filipina yaitu Calamba extension disitu ada enam paket dan tendernya di tahun ini dengan harapan bahwa tahun depan kita setidaknya mendapatkan satu kontrak bidang railway di Filipina di tahun 2022," kata dia.
Diketahui, hingga bulan April 2020, ADHI mencatat perolehan kontrak baru sebesar Rp3,6 triliun (di luar pajak). Kontribusi per lini bisnis pada perolehan kontrak baru pada April 2021, meliputi lini bisnis Konstruksi & Energi sebesar 89 persen, Properti sebesar 10 persen dan sisanya merupakan lini bisnis lainnya.
Baca Juga: Pendapatan Melandai, Adhi Karya Cetak Laba Rp6,7 Miliar di Kuartal I
Sedangkan pada tipe pekerjaan, perolehan kontrak baru terdiri dari proyek Gedung sebesar 29%, jalan dan jembatan sebesar 29%, serta proyek Infrastruktur lainnya seperti pembuatan bendungan, bandara, jalan kereta api, dan proyek-proyek EPC sebesar 42%.
Berdasarkan segmentasi sumber dana, realisasi kontrak baru dari Pemerintah sebesar 70 persen, BUMN sebesar 22%, sementara Swasta/Lainnya sebesar 8%.
Diketahui, hingga bulan April 2020, ADHI mencatat perolehan kontrak baru sebesar Rp3,6 triliun (di luar pajak). Kontribusi per lini bisnis pada perolehan kontrak baru pada April 2021, meliputi lini bisnis Konstruksi & Energi sebesar 89 persen, Properti sebesar 10 persen dan sisanya merupakan lini bisnis lainnya.
Baca Juga: Pendapatan Melandai, Adhi Karya Cetak Laba Rp6,7 Miliar di Kuartal I
Sedangkan pada tipe pekerjaan, perolehan kontrak baru terdiri dari proyek Gedung sebesar 29%, jalan dan jembatan sebesar 29%, serta proyek Infrastruktur lainnya seperti pembuatan bendungan, bandara, jalan kereta api, dan proyek-proyek EPC sebesar 42%.
Berdasarkan segmentasi sumber dana, realisasi kontrak baru dari Pemerintah sebesar 70 persen, BUMN sebesar 22%, sementara Swasta/Lainnya sebesar 8%.
(akr)
Lihat Juga :