Dorong Kredit Perbankan, BI Bakal Luncurkan Kebijakan Baru

Jum'at, 28 Mei 2021 - 12:15 WIB
loading...
Dorong Kredit Perbankan,...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan bahwa sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia di tahun 2020, kebijakan makroprudensial yang akomodatif khususnya berbasis kredit telah menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan mengingat sifatnya yang countersiklikal terhadap siklus keuangan yang kontraktif di era pandemi sehingga membantu mendorong pemulihan ekonomi.

"Lebih lanjut kebijakan makroprudensial juga terus disinergikan bersama dengan kebijakan fiskal, kebijakan moneter dan regulasi mikroprudensial," ucap Destry dalam peluncuran buku "Kebijakan Makroprudensial di Indonesia" secara virtual di Jakarta, Jumat (27/5/2021).

Baca Juga: Mau Daftar Vaksin Gotong Royong? Cek Rincian Harganya

Dia mengatakan, beberapa contoh kebijakan telah diimplementasikan oleh BI. Kebijakan Loan to Value serta penurunan uang muka bagi kredit perumahan serta kepemilikan kendaraan diformulasikan untuk mendorong konsumsi masyarakat sekaligus mendorong pemulihan sektor properti dan otomotif, yang dipandang memiliki forward and backward linkage terhadap sektor-sektor ekonomi lainnya.

"Penyesuaian kebijakan Rasio Intermediasi Makroprudensial dengan mengubah target RIM 84% - 94% serta menambahkan komponen wesel ekspor untuk terus mendorong kredit perbankan," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%,  Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Rekomendasi
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved