Kinerja BEBS Terus Ngecor, Laba Bersih Trwiulan I-2021 Naik 522,7 Persen
Jum'at, 28 Mei 2021 - 12:36 WIB
loading...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Berkah Beton Sadaya (BBS) konsisisten membukukan pertumbuhan laba bersih yang signifikan. Emiten pendukung infrastruktur dengan kode saham BEBS ini mencatatkan kenaikan laba hingga 522,7% pada triwulan pertama 2021.
Laporan Maret 2021, BBS mencatatkan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp97.012.049.303. Mengalami kenaikan sebesar 346,58% atau Rp69.021.241.472 dari penjualan dan pendapatan usaha tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp27.990.807.831.
Berdiri sejak Januari 2019, BBS telah mencatakan laporan penjualan dan pendapatan sebesar Rp110.70 miliar di tahun 2020. Pendapatan usaha di tahun itu mengalami kenaikan sebesar Rp95,93 miliar atau sebesar 649.78% dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp 14.76 miliar.
Baca juga: Menaker Ida Tanggapi Viralnya Karyawan Giant yang Menangis
Kenaikan penjualan BBS di tahun 2020 disebabkan perseroan yang telah berhasil meningkatkan penjualan material sebesar Rp86,61 miliar dan peningkatan penjualan redymix sebesar Rp9,32 miliar atau 68,70%.
Bergerak di bidang industri, konstruksi, perdagangan besar dan penggalian, BBS melakukan berbagai progam dan strategi dalam melakukan pemasaran efektif untuk mempertahankan dan meningkatkan pendapatan perseroan pada periode selanjutnya.
Untuk laba bruto, BBS juga mencatatkan kenaikan sebesar 1.1148,56% dari Rp2,76 miliar di tahun 2019 menjadi Rp34,47 miliar di tahun 2020. BBS juga mencatatkan kenaikan laba bruto per Maret 2021 sebesar Rp29.989.397.590. Naik sebesar 439,65% dari laba bruto per Maret tahun 2020 sebesar Rp6.821.174.516.
Laporan Maret 2021, BBS mencatatkan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp97.012.049.303. Mengalami kenaikan sebesar 346,58% atau Rp69.021.241.472 dari penjualan dan pendapatan usaha tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp27.990.807.831.
Berdiri sejak Januari 2019, BBS telah mencatakan laporan penjualan dan pendapatan sebesar Rp110.70 miliar di tahun 2020. Pendapatan usaha di tahun itu mengalami kenaikan sebesar Rp95,93 miliar atau sebesar 649.78% dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp 14.76 miliar.
Baca juga: Menaker Ida Tanggapi Viralnya Karyawan Giant yang Menangis
Kenaikan penjualan BBS di tahun 2020 disebabkan perseroan yang telah berhasil meningkatkan penjualan material sebesar Rp86,61 miliar dan peningkatan penjualan redymix sebesar Rp9,32 miliar atau 68,70%.
Bergerak di bidang industri, konstruksi, perdagangan besar dan penggalian, BBS melakukan berbagai progam dan strategi dalam melakukan pemasaran efektif untuk mempertahankan dan meningkatkan pendapatan perseroan pada periode selanjutnya.
Untuk laba bruto, BBS juga mencatatkan kenaikan sebesar 1.1148,56% dari Rp2,76 miliar di tahun 2019 menjadi Rp34,47 miliar di tahun 2020. BBS juga mencatatkan kenaikan laba bruto per Maret 2021 sebesar Rp29.989.397.590. Naik sebesar 439,65% dari laba bruto per Maret tahun 2020 sebesar Rp6.821.174.516.
Lihat Juga :