Budi Daya Bunga Kuliner, Bisa Kantongi Omzet Puluhan Juta

Senin, 31 Mei 2021 - 07:21 WIB
loading...
A A A
Eva menambahkan, bunga edible flower jenis viola, dianthus, dan merigo merupakan bunga yang paling banyak dicari oleh konsumen. Untuk membudidayakan edible flower, dia mengaku tidak membutuhkan ruangan yang besar karena produktivitas panen bunga tersebut banyak.

"Contohnya kayak dianthus dan viola dengan space satu meja ukuran 4 meter itu bisa kita panen tiap hari ratusan pucuk. Jadi dari tanaman yang sama itu kita bisa panen hari ini besok pun kita bisa panen lagi. Makanya itu sengaja yang kita kembangkan dan kita lebih sering kita tawarkan untuk mereka yang baru mau mulai mencoba edible flower," kata dia.

Eva menuturkan, edible flower dibudidayakan secara hidroponik dari awal karena benih-benih yang didatangkan berasal dari negara-negara subtropis. Agar benih-benih tersebut dapat beradaptasi di Indonesia, maka dari itu dirinya memilih menggunakan hidroponik untuk konsep berkebunnya.

"Mulai dari kecambah benih itu memang kita pakai cara hidroponik, mulai dari menggunakan serbet kita basahin air setelah itu, kemudian dipindahkan ke media yang ditanam dengan semacam busa steril kemudian kita pindahkan ke media tanam pot dengan tambahan seperti sekam bakar dan krikil," ucapnya.

"Jadi memang dengan penggunaan hidroponik ini kita bisa benar-benar kontrol nutrisinya, dengan begitu biasanya bunga-bunga yang dihasilkan oleh mereka itu sangat mirip atau sama dengan dari negara asal mereka sendiri karena semua nutrisinya terpenuhi dengan baik," sambungnya.

Dia menyebut hama dan penyakit menjadi tantangan yang dihadapi selama membudidayakan edible flower, karena edible harus bebas racun sekaligus komitmen ke konsumen. Dia menghindari penggunaan pestisida karena jika menggunakan pestisida harus menunggu sekitar dua minggu untuk menghilangkan efeknya, sementara panen edible flower dilakukan setiap hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Minta Bunga...
Prabowo Minta Bunga PNM di Bawah 9%: Masa Orang Miskin Kena 24%
Strategi Transformasi...
Strategi Transformasi Sabana Usai Dua Dekade Eksis
Nisab Zakat Penghasilan...
Nisab Zakat Penghasilan Naik, Nilainya Setara 85 Gram Emas 14 Karat
Gandeng Dulce Cafe by...
Gandeng Dulce Cafe by Elise, DADA Perkuat Ekosistem Apple 3 Condovilla
Pembangunan Ekonomi...
Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan, Ciomy Ciptakan Lapangan Kerja di Garut
Jelajah Kuliner BCA...
Jelajah Kuliner BCA Expoversary 2026, Warung Tempo Dulu hingga Kopi Kekinian
Menjelajah Rasa Surabaya...
Menjelajah Rasa Surabaya lewat Deretan Kuliner Legendaris Pilihan ShopeeFood
Kopi Spesial Terjangkau...
Kopi Spesial Terjangkau Jadi Pilihan Baru untuk Penikmat Kopi Harian
Studio Billy Ubah Senopati...
Studio Billy Ubah Senopati Jadi Ruang Nongkrong Urban, Santai dan Intim
Rekomendasi
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved