Airlangga Jadi Co-Chair COP26, Pengamat: Momentum Membawa Aspirasi Negara Berkembang
Rabu, 02 Juni 2021 - 22:47 WIB
loading...
Konferensi perubahan iklim dunia (COP26) menjadi momentum bagi Indonesia untuk menunjukkan kepemimpinannya mewakili aspirasi negara-negara berkembang dalam isu-isu kehutanan, pertanian dan komoditas perdagangan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pengamat Hubungan Internasional dari Universitas Padjajaran, Teuku Rezasyah mengatakan, konferensi perubahan iklim dunia (COP26) menjadi momentum bagi Indonesia untuk menunjukkan kepemimpinannya mewakili aspirasi negara-negara berkembang dalam isu-isu kehutanan, pertanian dan komoditas perdagangan.
“Indonesia hendaknya menggunakan momentum ini untuk membawa aspirasi dari negara-negara berkembang lainnya. Agar konferensi tersebut dapat menghasilkan berbagai rekomendasi yang bermanfaat untuk semua pihak dari FACT Dialogue tersebut dan khusunya bagi upaya konvensi perubahan iklim,” ujar Reza.
Baca Juga: Terapkan Pertanian Berkelanjutan, Airlangga Hartarto Bangga Inggris Akui Komitmen RI
Selain itu, Reza menyebut posisi strategis Indonesia dalam COP26 menunjukkan kepercayaan dunia yang semakin menguat. Terlebih, Indonesia telah kesekian kalinya menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan juga anggota Dewan Hak Asasi Manusia PBB.
“Saya kira kepercayaan dunia terhadap Indonesia semakin menguat, meski tengah menghadapi pandemi Covid-19. Praktek-praktek pembangunan ekonomi yang dilakukan pemerintah juga ternyata dunia mengapresiasinya, walaupun di dalam negeri banyak pro kontra yang terjadi. Untuk itu, diharapkan Indonesia dapat memperoleh manfaat dari dalam COP26 akhir tahun nanti,” jelas Reza.
“Indonesia hendaknya menggunakan momentum ini untuk membawa aspirasi dari negara-negara berkembang lainnya. Agar konferensi tersebut dapat menghasilkan berbagai rekomendasi yang bermanfaat untuk semua pihak dari FACT Dialogue tersebut dan khusunya bagi upaya konvensi perubahan iklim,” ujar Reza.
Baca Juga: Terapkan Pertanian Berkelanjutan, Airlangga Hartarto Bangga Inggris Akui Komitmen RI
Selain itu, Reza menyebut posisi strategis Indonesia dalam COP26 menunjukkan kepercayaan dunia yang semakin menguat. Terlebih, Indonesia telah kesekian kalinya menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan juga anggota Dewan Hak Asasi Manusia PBB.
“Saya kira kepercayaan dunia terhadap Indonesia semakin menguat, meski tengah menghadapi pandemi Covid-19. Praktek-praktek pembangunan ekonomi yang dilakukan pemerintah juga ternyata dunia mengapresiasinya, walaupun di dalam negeri banyak pro kontra yang terjadi. Untuk itu, diharapkan Indonesia dapat memperoleh manfaat dari dalam COP26 akhir tahun nanti,” jelas Reza.
Lihat Juga :