Dorong Anak Muda Makin Sadar Soal Efisiensi Energi

Jum'at, 04 Juni 2021 - 23:26 WIB
loading...
A A A
“Setiap wilayah mempunyai economy skill masing-masing. Wilayah timur bisa andalkan matahari, kemudian di Makassar ada Sidrap dan mengingat juga 40% bicara geothermal ada di Indonesia. Banyak potensi, tapi masalahnya adalah EBT masih kurang kompetitif, apa yang kita lakukan selalu kalah sama dunia fosil. Mudah-mudahan kita bisa komit, bisa lebih berani dan mempunyai tekad untuk lakukan perubahan yang sangat dibutuhkan oleh bangsa dan negara lain,” pungkasnya.

Baca Juga: Percepat Migrasi ke Energi Terbarukan, Luhut: Kami Akan Kerja Keras

Dalam kesempatan yang sama, hadir pula aktor muda Indonesia yang juga sering berkecimpung dalam konservasi lingkungan, Marcel Chandrawinata, Direktur Eksekutif Diver’s Clean Action, Swietenia Puspa, arsitek berkonsep hemat energi, Stephanie Larassati, dan CEO Synergy Efficiency Solution, Steve Piro.

Semua mendukung peran nyata pemuda dan perempuan untuk berperan dalam usaha menjaga lingkungan lewat konsep hemat energi.

Marcel mengungkapkan, “gaya hidup hemat energi bukanlah sebuah pilihan, melainkan kewajiban kita semua. Memang akan membutuhkan banyak usaha, namun dampak postifinya secara sumberdaya dan finansial bisa kita rasakan langsung,” ungkap Marcel.

Namun, tantangan terbesar untuk menangkap potensi energi bersih, “saat ini kita butuh lebih banyak ahli di bidang EBT di Indonesia, dari generasi muda, ini hanya bisa dicapai jika akses keilmuan di bidang EBT semakin luas dan merata,” ungkap Steve, berkaca dari pengalamannya dalam menjalankan startup.

Bagi Stephanie, arsitek yang menekuni desain dengan prinsip hemat energi, mengungkapkan pentingnya kesadaran memilih hunian yang menggunakan pendekatan yang sama, “tentunya generasi millenial yang saat ini akan merencanakan hunian, agar bisa memperhatikan desain yang cocok untuk iklim tropis, sehingga implikasi paling sederhana adalah berkurangnya kebutuhan penggunaan pendingin ruangan.”

Sedangkan bagi Swietenia, keterlibatan perempuan merupakan sebuah syarat mutlak,”secara praktis, saya melihat perempuan harus terlibat aktif dan melihat dirinya sebagai bagian penting dalam perubahan cara pandang dan peran di masyarakat. Hal ini saya dapati ketika bekerja untuk konservasi lingkungan bersama masyakarat di lapangan,” jelas Swietenia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Transmisi Hijau Tulang...
Transmisi Hijau Tulang Punggung Penentu Masa Depan Energi Bersih
Penuhi Target 100 GW...
Penuhi Target 100 GW PLTS, Kesiapan SDM Lokal Jadi Syarat Mutlak
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
PLN EPI Siapkan Infrastruktur...
PLN EPI Siapkan Infrastruktur Gas, Kebutuhan Energi Primer Diproyeksi Tumbuh 5% per Tahun
Sokoguru Policy Forum:...
Sokoguru Policy Forum: Bedah Strategi Penguatan Ketahanan dan Transisi Energi Nasional
GEM Perkuat Standar...
GEM Perkuat Standar K3 dan APD demi Keselamatan Pekerja
EcoFlow Perluas Akses...
EcoFlow Perluas Akses Solusi Energi Pintar, Dukung Ketahanan Energi di Era Transisi Energi
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Ketua MKI Jateng Dukung...
Ketua MKI Jateng Dukung Percepatan EBT dan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
Rekomendasi
Swiss Balas Gol Argentina,...
Swiss Balas Gol Argentina, Laga Berlanjut ke Extra Time
Langkah Menhut Dinilai...
Langkah Menhut Dinilai Berhasil Pulihkan Kepercayaan Investor Perdagangan Karbon
Desak Made dan Veddriq...
Desak Made dan Veddriq Leonardo Kawinkan Emas Indonesia di World Climbing Chamonix 2026
Berita Terkini
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Infografis
Perjuangan Garuda Muda...
Perjuangan Garuda Muda di Piala Dunia U-17 2025 Dimulai!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved