Berharap Munas Kadin Tetap Digelar di Bali, Kadispar: Saya Jamin Bali Paling Siap
Sabtu, 05 Juni 2021 - 19:02 WIB
loading...
Wisatawan menikmati suasana pantai di Lovina Beach Hotel Bali, Rabu (2/12/2020). Foto/SINDOnews/Ali Masduki
A
A
A
JAKARTA - Pembatalan Bali sebagai tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ke VIII dengan alasan Covid-19 membuat masyarakat dan pemerintah daerah Bali merasa kecewa.
Padahal di sisi lain, pemerintah pusat sedang mengampanyekan Work From Bali (WFB) untuk membantu mendongkrak perekonomian Pulau Dewata yang terpuruk akibat sepinya wisatawan.
Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama 15 bulan membuat perekonomian Bali terpuruk hingga minus 9,85%. Padahal sebelum pandemi, ekonomi Bali sehat, tumbuh 5,94% dan penyumbang 40% devisa pariwisata nasional.
Upaya menggairahkan kembali pariwisata Bali dilakukan dengan sinergi baik pemerintah pusat, pemerintah daerah (pemda) dan seluruh pemangku kepentingan termasuk masyarakat Bali.
Dipimpin Gubenur Bali, I Wayan Koster, Pulau Dewata memerangi pandemi dengan tersistem, pengadaan fasilitas rumah sakit, disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes), dan pelaksanaan vaksinasi secara efektif.
Padahal di sisi lain, pemerintah pusat sedang mengampanyekan Work From Bali (WFB) untuk membantu mendongkrak perekonomian Pulau Dewata yang terpuruk akibat sepinya wisatawan.
Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama 15 bulan membuat perekonomian Bali terpuruk hingga minus 9,85%. Padahal sebelum pandemi, ekonomi Bali sehat, tumbuh 5,94% dan penyumbang 40% devisa pariwisata nasional.
Upaya menggairahkan kembali pariwisata Bali dilakukan dengan sinergi baik pemerintah pusat, pemerintah daerah (pemda) dan seluruh pemangku kepentingan termasuk masyarakat Bali.
Dipimpin Gubenur Bali, I Wayan Koster, Pulau Dewata memerangi pandemi dengan tersistem, pengadaan fasilitas rumah sakit, disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes), dan pelaksanaan vaksinasi secara efektif.
Lihat Juga :