Akseleran Catatkan Penyaluran Pinjaman Usaha Rp140 M di Mei 2021
Senin, 07 Juni 2021 - 14:32 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Video Viral, Pengadang Rombongan Kendaraan Alutsista TNI Ditagih Klarifikasinya
Ivan menambahkan, pertumbuhan dari sisi penyaluran pinjaman usaha juga sejalan dengan semakin membaiknya rasio kredit macet (NPL) Akseleran yang secara kumulatif berada di angka 0,12% dari total penyaluran pinjaman. "Sejauh ini, untuk menjaga rasio kredit macet tetap rendah, Akseleran masih mengedepankan produk pinjaman invoice financing yang mendominasi hingga 70% dan selebihnya menggunakan produk pra invoice financing," ungkap Ivan.
Dia menerangkan, lima sektor usaha terbesar yang difasilitasi oleh Akseleran saat ini adalah berasal dari sektor engineering/construction dan menyusul berikutnya terbagi merata dari business & consumer services, coal & related energy, retail (online) dan oil & gas.
"Tumbuhnya Akseleran didukung oleh 150 ribu lebih pemberi pinjaman perorangan yang tersebar dari Aceh hingga Papua dan lebih dari 15 institusi lender yang kami miliki. Semua pencapaian ini membuat kami tetap optimistis dapat menyalurkan total pinjaman usaha sebesar Rp2 triliun di akhir tahun 2021," tutuphnya.
Ivan menambahkan, pertumbuhan dari sisi penyaluran pinjaman usaha juga sejalan dengan semakin membaiknya rasio kredit macet (NPL) Akseleran yang secara kumulatif berada di angka 0,12% dari total penyaluran pinjaman. "Sejauh ini, untuk menjaga rasio kredit macet tetap rendah, Akseleran masih mengedepankan produk pinjaman invoice financing yang mendominasi hingga 70% dan selebihnya menggunakan produk pra invoice financing," ungkap Ivan.
Dia menerangkan, lima sektor usaha terbesar yang difasilitasi oleh Akseleran saat ini adalah berasal dari sektor engineering/construction dan menyusul berikutnya terbagi merata dari business & consumer services, coal & related energy, retail (online) dan oil & gas.
"Tumbuhnya Akseleran didukung oleh 150 ribu lebih pemberi pinjaman perorangan yang tersebar dari Aceh hingga Papua dan lebih dari 15 institusi lender yang kami miliki. Semua pencapaian ini membuat kami tetap optimistis dapat menyalurkan total pinjaman usaha sebesar Rp2 triliun di akhir tahun 2021," tutuphnya.
(fai)
Lihat Juga :