Singapura Sumber Investasi Asing Terbanyak di Indonesia
Senin, 20 April 2020 - 13:09 WIB
loading...
A
A
A
(Baca Juga: Realisasi Investasi Kuartal I/2020 Capai Rp210,07 Triliun)
"Lalu, lima besar provinsi yang memiliki realisasi terbesar adalah Jawa Timur Rp31,4 triliun atau 14,9%, kemudian disusul Jawa Barat Rp29,9 triliun atau 14,2%, DKI Jakarta Rp20,1 triliun atau 9,6%, Jawa Tengah Rp19,3 triliun atau 9,1%, dan Riau Rp12,8 triliun atau 6%," tambahnya.
Dia menambahkan, investasi PMA yang masuk di triwulan I ini sebagian besar berada pada sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya, yaitu sebesar USD1,5 miliar dengan total 323 proyek. Kemudian, investor asing juga menanamkan modalnya sektor listrik, gas, dan air sebesar USD868,6 juta pada 220 proyek serta sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi sebesar USD806 juta untuk 346 proyek.
Selanjutnya, sejumlah PMA juga masuk pada sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran sebesar USD602,9 juta dengan total 490 proyek, serta industri kimia dan farmasi sebesar USD569,4 juta dengan jumlah 508 proyek. "Kalau enggak ada pandemi corona pasti investasi kita bakal meningkat," pungkasnya.
"Lalu, lima besar provinsi yang memiliki realisasi terbesar adalah Jawa Timur Rp31,4 triliun atau 14,9%, kemudian disusul Jawa Barat Rp29,9 triliun atau 14,2%, DKI Jakarta Rp20,1 triliun atau 9,6%, Jawa Tengah Rp19,3 triliun atau 9,1%, dan Riau Rp12,8 triliun atau 6%," tambahnya.
Dia menambahkan, investasi PMA yang masuk di triwulan I ini sebagian besar berada pada sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya, yaitu sebesar USD1,5 miliar dengan total 323 proyek. Kemudian, investor asing juga menanamkan modalnya sektor listrik, gas, dan air sebesar USD868,6 juta pada 220 proyek serta sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi sebesar USD806 juta untuk 346 proyek.
Selanjutnya, sejumlah PMA juga masuk pada sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran sebesar USD602,9 juta dengan total 490 proyek, serta industri kimia dan farmasi sebesar USD569,4 juta dengan jumlah 508 proyek. "Kalau enggak ada pandemi corona pasti investasi kita bakal meningkat," pungkasnya.
(fai)
Lihat Juga :