Inovasi Sosial dan Teknologi Jadi Acuan Perusahaan Terapkan TJSL

Rabu, 09 Juni 2021 - 06:28 WIB
loading...
Inovasi Sosial dan Teknologi...
Webinar bertema Mengajar PROPER melalui Inovasi Sosial dan Lingkungan yang dilakukan secara virtual, Selasa (8/6/2021). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Perusahaan-perusahaan di sektor energi dan sumber daya mineral secara konsisten menerapkan pendekatan inovasi sosial serta teknologi dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungannya (TJSL) . Dua pendekatan tersebut dinilai dapat memberikan manfaat yang lebih maksimal bagi mitra dibandingkan dengan pendekatan tradisional.

PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) misalnya, selain menjadikan inovasi sebagai bagian dari operasionalnya sebagai pengelola lapangan migas yang sudah matang dengan wilayah yang luas serta fasilitas produksi yang sudah uzur, juga menerapkan inovasi dalam pelaksanaan TJSL. GM Pertamina Hulu Mahakam (PHM) Agus Amperianto menegaskan, inovasi penting agar manfaat yang dihasilkan lebih besar.

"Pengelolaan lingkungan dan kepedulian sosial bagi PHM merupakan investasi sosial demi keberlanjutan perusahaan," ungkap Agus dalam webinar bertema "Mengajar PROPER melalui Inovasi Sosial dan Lingkungan" yang dilakukan secara virtual, Selasa (8/6/2021).

Baca Juga: Cari Cadangan Ekonomis, PHM Mulai Bor Sumur Eksplorasi TDE C-1X

Untuk program TJSL perusahaan, papar dia, salah satunya adalah program apartemen ikan. Program ini merupakan inovasi perikanan untuk program Nelayanku Hebat yang dilakukan perusahaan. Apartemen ikan merupakan inovasi dari rumpon mangrove yang menjadi tempat ikan. "Seperti sebuah apartemen, tentu saja lebih bersih, lebih rapi dan menjadi tempat yang nyaman dan mnejadi daya tarik penghuni untuk datang. Inilah yang coba kita terjemahkan dalam apartemen ikan tersebut," jelasnya.

Untuk program Nelayanku Hebat, PHM juga melakukan inovasi teknologi dengan menyediakan bagi nelayan GPS dan fishfinder. Dia menjelaskan, program ini dibuat untuk membantu nelayan di Kalimantan Timur agar lebih terarah sehingga penggunaan bahan bakar menjadi efisien.

"Dengan GPS dan Fishfinder, nelayan bisa menentukan lokasi mana yang banyak ikan, sehingga hasil tangkapan lebih baik dan bisa menghemat penggunaan bahan bakar. Dengan inovasi teknologi ini, nelayan bisa menghemat penggunaan bahan bakar sampai 50%," jelasnya.

Agus mengatakan, program Apartemen Ikan PHM menjadi salah satu program yang diandalkan untuk bisa meraih Predikat PROPER Emas pada penilaian PROPER tahun ini. Program lain yang menopang target raihan PROPER Emas adalah Petani Maju 4.0 melalui inovasi pertakultur.

Sementara, Direktur Utama Geodipa Energi Riki F Ibrahim dalam webinar yang sama mengatakan bahwa salah satu program TJSL yang dilakukan perusahaan adalah program Sabuk Emas dalam Pengelolaan Sampah. "Program lain yang juga diandalkan adalah pengomposan. Hasil sampah organik dan kering diolah menjadi kompos dan pupuk organik cair yang dipakai untuk tanaman bunga dan juga tanaman buah, seperti kopi juga sayuran," paparnya.

Sementara, PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) yang tahun ini juga menargetkan perolehan 1 PROPER Emas, 6 PROPER Hijau dan 6 PROPER Biru, mengembangkan tiga program Creating Shared Value (CSV), yaitu co-firing penerapan green energy pada PLTU dengan memanfaatkan biomassa sebagai substitusi (campuran bahan bakar), dengan melibatkan UMK sebagai penyedia biomassa.

Baca Juga: Tahun Depan Lifting Migas Dipatok Naik hingga 1,82 Juta BOEPD

Selain itu, pompa listrik untuk pertanian dengan mengonversi pompa air bermesin diesel yang menggunakan bahan bakar minyak dengan pompa air listrik yang berhasil mengrangi biaya produksi petani. "Ketiga PJB Class, yaitu mencetak lulusan SMK yang berkeahlian ketenagalistrikan sebagai tenaga kerja siap pakai yang tersertifikasi," kata Corporate Secretary PJB Zubaidah.

Sementara, peserta webinar lainnya, Environmental Department Head PT Adaro Energy Tbk Wiyana mengatakan pihaknya akan berfokus pada tiga program unggulan. Tiga program itu adalah "Mbah Asri" atau membangun kampung hijau, sehat dan lestari. Program selanjutnya yakni Paman Deco, yakni program mengubah mindset dengan Ecodeurub dan terakhir program Acil Proker, Aksi Cinta Indonesia lawan Covid-19 dengan produksi Masker.

"Di luar program tersebut, Adaro juga memiliki program Adaro untuk Negeri. Program ini bukan hanya bagi masyarakat lingkar tambang, tetapi juga masyarakat yang tidak berdampak langsung dari aktivitas pertambangan yang dilakukan perusahaan," jelasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Hadirkan Beragam Inovasi Engineering Melalui PINDEX 2026
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Rekomendasi
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Mantan Dirjen PHU Hilman Latief terkait Kasus Kuota Haji
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP...
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP Baru, Jaksa Agung Sebut Masih Ada Ketidakseragaman di Lapangan
Sidang PK Nikita Mirzani...
Sidang PK Nikita Mirzani Ditunda hingga 1 Juli 2026, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya
Berita Terkini
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved