Ada Pesawat Garuda Ganti Kode Call Sign, Apa Artinya?

Rabu, 09 Juni 2021 - 12:50 WIB
loading...
Ada Pesawat Garuda Ganti...
Pesawat Garuda dengan kode VQ. Foto/Agus Pambagio
A A A
JAKARTA - Salah satu armada pesawat PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mengalami pergantian kode panggilan atau call sign, dari PK menjadi VQ. Kabar perubahan call sign itu diungkapkan pengamat penerbangan dan kebijakan publik, Agus Pambagio melalui akun media sosialnya.

Melalui Instagram, Agus membagikan sebuah foto yang menggambarkan perubahan kode yang tertera di bagian badan pesawat . "Lho kok call sign pesawat Garuda Indonesia bukan PK (Indonesia) tetapi berganti menjadi VQ (bermuda). Apa artinya?" tulis Agus dikutip MNC Portal Indonesia, Rabu (9/6/2021).

Baca Juga: Diambang Bangkrut, Begini Jurus Garuda Indonesia Tetap Bertahan

Selanjutnya, Agus pun mengungkapkan makna di balik pergantian kode tersebut. Menurutnya, hal itu terjadi karena pesawat yang disewa maskapai penerbangan nasional tersebut sudah dikembalikan kepada lessor.

"Apa artinya? Artinya pesawat yang disewa GA tersebut sudah dikembalikan atau diambil oleh lessor-nya karena GA menunggak leasing-nya," tuturnya.

Agus juga mengungkapkan bahwa pesawat Garuda Indonesia nyaris tak terlihat karena jarang dioperasikan. "Sedih saya sebagai bangsa Indonesia karena our flag carrier RI megap-megap dan manajemen maupun pemegang saham belum ada tanda-tanda upaya penanganan yang joss," tuturnya.

Baca Juga: Tekan Kerugian, Garuda Indonesia Kembalikan 2 Pesawat Sewaan

Sebelumnya, manajemen Garuda sendiri mengakui telah melakukan percepatan pengembalian lebih awal dua armada B737-800 NG yang belum jatuh tempo masa sewanya. Adapun percepatan pengembalian tersebut dilakukan setelah adanya kesepakatan bersama antara Garuda Indonesia dan pihak lessor pesawat, dimana, salah satu syarat pengembalian pesawat adalah dengan melakukan perubahan kode registrasi pesawat terkait.

"Hal ini merupakan langkah penting yang perlu kami lakukan di tengah tekanan kinerja usaha imbas pandemi Covid-19 dimana fokus utama kami adalah penyesuaian terhadap proyeksi kebutuhan pasar di era kenormalan baru," jelas Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Alvin Lie Sebut Pesawat...
Alvin Lie Sebut Pesawat Tua Bukan Berarti Tidak Aman, Ini Penjelasannya
Beban Biaya Perawatan...
Beban Biaya Perawatan Tinggi, Jumlah Pesawat Beroperasi di RI Kian Menyusut
Pelita Air Hadirkan...
Pelita Air Hadirkan Pengalaman Belanja Produk UMKM di Dalam Pesawat
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Garuda Indonesia Resmi Naik, Begini Penjelasan Dirutnya
Pemerintah Bidik Dampak...
Pemerintah Bidik Dampak Ekonomi Rp11,8 T dari Pembebasan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat
Insiden Pesawat di Nunukan,...
Insiden Pesawat di Nunukan, Pertamina Siapkan Armada Pengganti Amankan Pasokan BBM
Horor! Siswa Daratkan...
Horor! Siswa Daratkan Pesawat Sendirian usai Instruktur Pilot Lompat Bunuh Diri
Pesawat PT AMA Diduga...
Pesawat PT AMA Diduga Ditembaki hingga Dibakar KKB Baru Pimpinan M Mbalingga
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
Rekomendasi
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved