Awas Ada Potensi Koreksi, IHSG Bakal Bergerak di Kisaran 6.000-6.088
Kamis, 10 Juni 2021 - 08:03 WIB
loading...
IHSG diprediksi bakal bergerak di kisaran 6.000-6.088, ketika ada potensi koreksi pada perdagangan hari ini. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) diprediksi bakal bergerak di kisaran 6.000-6.088, ketika ada potensi koreksi pada perdagangan hari ini. Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG bergerak tertahan pada level Moving Average 50 hari setelah sempat break dan menuju penutupan gap yang terbentuk di pekan lalu.
Baca Juga: Antrean IPO di BEI: Satu E-commerce Masuk, BUMN Belum Ada
Meskipun demikian bayangan bearish masih cukup terasa dimana momentum dari indikator RSI dan pergerakan indikator Stochastic memberikan arah signal yang negatif ditambah penurunan akselerasi histogram pada indikator MACD menambah kekhawatiran adanya pelemahan hingga penutupan gap dipergerakan mendatang.
"Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak cenderung tertahan pada perdagangan selanjutnya dengan support resistance 6.000-6.088," ujar Lanjar dalam risetnya, Kamis (10/6/2021).
Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya; ACES, ANTM, BDMN, BNGA, BSDE, INCO, PWON, TINS.
Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 48,11 poin atau 0,80% ke level 6.047 dengan saham-saham disektor transportasi, teknologi, material dasar dan industri hingga keuangan memimpin penguatan.
Investor terlihat optimis menyambut aksi korporasi emiten seperti dividen hingga merger yang terus mulai agresif ditengah masa pemulihan akan krisis kesehatan 2020. Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih sebesar Rp229,10 miliar dengan saham-saham BBCA, ARTO, TLKM, ASII dan BMRI yang menjadi top net buy value.
Baca Juga: Antrean IPO di BEI: Satu E-commerce Masuk, BUMN Belum Ada
Meskipun demikian bayangan bearish masih cukup terasa dimana momentum dari indikator RSI dan pergerakan indikator Stochastic memberikan arah signal yang negatif ditambah penurunan akselerasi histogram pada indikator MACD menambah kekhawatiran adanya pelemahan hingga penutupan gap dipergerakan mendatang.
"Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak cenderung tertahan pada perdagangan selanjutnya dengan support resistance 6.000-6.088," ujar Lanjar dalam risetnya, Kamis (10/6/2021).
Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya; ACES, ANTM, BDMN, BNGA, BSDE, INCO, PWON, TINS.
Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 48,11 poin atau 0,80% ke level 6.047 dengan saham-saham disektor transportasi, teknologi, material dasar dan industri hingga keuangan memimpin penguatan.
Investor terlihat optimis menyambut aksi korporasi emiten seperti dividen hingga merger yang terus mulai agresif ditengah masa pemulihan akan krisis kesehatan 2020. Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih sebesar Rp229,10 miliar dengan saham-saham BBCA, ARTO, TLKM, ASII dan BMRI yang menjadi top net buy value.
Lihat Juga :