Pentingnya Punya Tim Digital Kreatif Bagi Pebisnis
Jum'at, 11 Juni 2021 - 11:44 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, mendorong pebisnis dan UMKM untuk Go-digital dan membangun tim yang kompeten sejalan dengan amanat pemerintah. Pasalnya, produk yang dihasilkan UMKM secara kualitas tidak kalah dengan produk luar.
“Produk-produk dalam negeri saat ini kualitasnya bisa lebih bagus, seperti KYT Helmet yang menjadi sponsor MotoGp dan Enduro Race, Lea Jeans buatan Tangerang, serta Tomkins hasil produksi di Gedebage,” kata Patrick.
Hanya saja, menurut dia, permasalahan yang kerap dihadapi kebanyakan brand lokal salah satunya terletak pada content marketing yang bertujuan untuk menggaet konsumen sebanyak-banyaknya.
Patrick menambahkan, cukup banyak brand lokal yang melakukan hard selling atau terlalu fokus untuk berjualan. Padahal, dalam digital marketing ada yang disebut sebagai content pillar, yaitu pondasi dari sebuah strategi konten.
“Nah, tipe-tipe content pillar ini tidak hanya hard selling seperti brand awareness, tetapi ada juga content engagement yang membuat audience untuk berinteraksi, content lifestyle yang dapat menambahkan value lain dari brand, dan lain sebagainya,” paparnya.
Baca Juga: Pemerintah Dorong UMKM Dapat Go Digital
Selain itu, ditambah lagi minimnya platform yang mewadahi produk-produk lokal ini sehingga prospek UMKM untuk berkembang ke depan semakin kecil. Berbekal keresahan itu, Patrick berangkat dan membangun sebuah platform marketplace belanjayuk.co.id.
“Produk-produk dalam negeri saat ini kualitasnya bisa lebih bagus, seperti KYT Helmet yang menjadi sponsor MotoGp dan Enduro Race, Lea Jeans buatan Tangerang, serta Tomkins hasil produksi di Gedebage,” kata Patrick.
Hanya saja, menurut dia, permasalahan yang kerap dihadapi kebanyakan brand lokal salah satunya terletak pada content marketing yang bertujuan untuk menggaet konsumen sebanyak-banyaknya.
Patrick menambahkan, cukup banyak brand lokal yang melakukan hard selling atau terlalu fokus untuk berjualan. Padahal, dalam digital marketing ada yang disebut sebagai content pillar, yaitu pondasi dari sebuah strategi konten.
“Nah, tipe-tipe content pillar ini tidak hanya hard selling seperti brand awareness, tetapi ada juga content engagement yang membuat audience untuk berinteraksi, content lifestyle yang dapat menambahkan value lain dari brand, dan lain sebagainya,” paparnya.
Baca Juga: Pemerintah Dorong UMKM Dapat Go Digital
Selain itu, ditambah lagi minimnya platform yang mewadahi produk-produk lokal ini sehingga prospek UMKM untuk berkembang ke depan semakin kecil. Berbekal keresahan itu, Patrick berangkat dan membangun sebuah platform marketplace belanjayuk.co.id.
Lihat Juga :