Demi Industri Gula, RNI Optimalisasi Lahan Pabrik Tebu Sri Sultan Hamengku Buwono X

Senin, 14 Juni 2021 - 10:50 WIB
loading...
Demi Industri Gula,...
Foto/njogja.co.id
A A A
JAKARTA - PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI mengoptimalisasi aset lahan-lahan kebun tebunya . Langkah itu dilakukan untuk membenahi industri gula nasional.

Direktur Manajemen Aset RNI Endang Suraningsih bersama Kemenko Perekonomian dan jajaran komisaris dan direksi PT Madu Baru melakukan survei meninjau pabrik gula (PG) Madukismo RNI Group yang berlokasi di Bantul, Yogyakarta.

Baca juga:Intip Isi Seserahan Rizky Billar buat Lesti Kejora, Nilai Totalnya Miliaran Rupiah

Endang Suraningsih menyebut, pabrik gula Madukismo dengan kepemilikan saham Sri Sultan Hamengku Buwono X sebesar 65% dan saham RNI 35% itu memiliki potensi besar untuk meningkatkan produksi gula. Makanya, diperlukan optimalisasi aset melalui rencana perluasan lahan kebun tebu di area sekitar.

"Saat ini sedang diupayakan optimalisasi aset lahan kolaborasi dengan petani tebu lokal maupun Sinergi BUMN sektor terkait, melalui pola-pola kerja sama yang saling mendukung antara pemerintah, industri gula, petani maupun penggarap kawasan hutan,” kata Endang dalam keterangan pers, Senin (14/6/2021).

RNI saat ini juga sedang mengupayakan perluasan lahan perkebunan tebu bekerja sama dengan BUMN lainnya sektor terkait di beberapa wilayah-wilayah kerjanya seluas 20.000 ha yang juga sedang dalam tahap survei kesesuaian peruntukannya menjadi perkebunan tebu.

Baca juga:Jatuhnya Gubernur Madinah yang Mengganggu Keluarga Nabi SAW

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan tanaman perkebunan lainnya Kemenko Perekonomian Darto Wahab mengatakan, perkiraan produksi gula nasional dari dalam negeri berbasis tebu tahun 2021 diestimasikan 2,1 juta ton. Karenanya, diperlukan upaya-upaya pembenahan sektor gula secara berkelanjutan dengan melibatkan para petani tebu.

Darto mencatat, sejumlah pembenahan industri gula tentu tidak luput dari tantangan-tantangan seperti pembangunan perkebunan tebu. “Saat ini perkebunan di Indonesia terbatas sehingga diperlukan perluasan lahan kebun tebu,” ujar dia dalam keterangan pers, Senin (14/6/2021).
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Resmi Larang Ekspor...
India Resmi Larang Ekspor Gula hingga September 2026, Awas Kenaikan Harga
Pengalihan Impor Gula...
Pengalihan Impor Gula Industri ke BUMN Dinilai Bukan Solusi, Awas Makin Mahal!
Biang Masalah Ekosistem...
Biang Masalah Ekosistem Gula Nasional, DPR Minta Pemerintah Stop Impor Rafinasi
Petani Mulai Tanam Tebu,...
Petani Mulai Tanam Tebu, DPR Dorong Ada Perbaikan Ekosistem Gula
Konsolidasi Bisnis Gula...
Konsolidasi Bisnis Gula Danantara Disebut Bakal Percepat Swasembada Nasional
Pabrik Gula Djatiroto...
Pabrik Gula Djatiroto Bakal Beroperasi sesuai Rencana
PWI Pusat Anugerahkan...
PWI Pusat Anugerahkan Anggota Kehormatan kepada Sultan HB X
Momen Prabowo dan Sri...
Momen Prabowo dan Sri Sultan HB X Semobil Naik Maung
Prabowo Puji Sultan...
Prabowo Puji Sultan HB X Tampak Lebih Muda: Saya Kira Kapten Pasukan Khusus
Rekomendasi
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Berita Terkini
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Infografis
Vape Butuh Standardisasi...
Vape Butuh Standardisasi Industri Demi Keamanan Konsumen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved