Aptrindo: Selain Pungli, Sopir Truk Kerap Jadi Korban Pemerasan di Jalan
Senin, 14 Juni 2021 - 11:21 WIB
loading...
A
A
A
"Mereka mengantre lama di jalanan, panas dan kemudian diperas juga sama preman. Inilah duduk persoalan yang sebenarnya dan ini sudah lama dibicarakan di Tanjung Priok. Bahkan dengan Kapolres Tanjung Priok sudah pernah dibicarakan hal itu," ungkapnya.
Menanggapi hal itu, Direktur Pusat Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria mengatakan bahwa persoalan klasik yang terjadi di Tanjung Priok, memang tidak selalu terjadi di area pelabuhan, melainkan justru lebih banyak terjadi di luar pelabuhan.
"Jadi pungli yang terjadi di wilayah Priok, terkesan seakan dominan terjadi di dalam wilayah pelabuhan. Dan ini sangat bisa menyudutkan dan mencederai nama baik dan citra BUMN yang mengelola pelabuhan. Sebab penggunaan istilah Tanjung Priok dalam kasus pungli ini pun terkesan dan bisa dipahami publik itu adalah Pelabuhan Tanjung Priok, padahal pungli terhadap truk dominan terjadi pada jalan raya menuju dan keluar Pelabuhan Tanjung Priok sebagaimana dinyatakan ketua umum Aptrindo," ujarnya.
Sementara itu, terkait isu pungli yang terjadi didalam Pelabuhan, dan santer disebut melibatkan oknum petugas Gantry Crane dan operator pelabuhan, Sofyano menegaskan bahwa hal itu memang harus dipastikan tidak terjadi lagi. Meskipun petugas dan operator gantry crane berdalih para sopir memberi sejumlah uang dengan sukarela, namun tetap saja hal itu mencoreng nama baik pengelola pelabuhan dan harus dihentikan.
Baca Juga: Priok Memanas, Kelompok Pecah Kaca Gentayangan di Jakut
Menanggapi hal itu, Direktur Pusat Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria mengatakan bahwa persoalan klasik yang terjadi di Tanjung Priok, memang tidak selalu terjadi di area pelabuhan, melainkan justru lebih banyak terjadi di luar pelabuhan.
"Jadi pungli yang terjadi di wilayah Priok, terkesan seakan dominan terjadi di dalam wilayah pelabuhan. Dan ini sangat bisa menyudutkan dan mencederai nama baik dan citra BUMN yang mengelola pelabuhan. Sebab penggunaan istilah Tanjung Priok dalam kasus pungli ini pun terkesan dan bisa dipahami publik itu adalah Pelabuhan Tanjung Priok, padahal pungli terhadap truk dominan terjadi pada jalan raya menuju dan keluar Pelabuhan Tanjung Priok sebagaimana dinyatakan ketua umum Aptrindo," ujarnya.
Sementara itu, terkait isu pungli yang terjadi didalam Pelabuhan, dan santer disebut melibatkan oknum petugas Gantry Crane dan operator pelabuhan, Sofyano menegaskan bahwa hal itu memang harus dipastikan tidak terjadi lagi. Meskipun petugas dan operator gantry crane berdalih para sopir memberi sejumlah uang dengan sukarela, namun tetap saja hal itu mencoreng nama baik pengelola pelabuhan dan harus dihentikan.
Baca Juga: Priok Memanas, Kelompok Pecah Kaca Gentayangan di Jakut
Lihat Juga :