Pasar Senen Diproyeksikan Jadi Ikon Perdagangan di Pusat Jakarta
Jum'at, 18 Juni 2021 - 07:48 WIB
loading...
A
A
A
“Sebanyak 26 PKL yang menggelar dagangan semi permanen ditertibkan. Penertiban fokus pada PKL malam yang berdagang malam di simpang lima menuju ke Stasiun Senen. Penataan kawasan pasar terus dilakukan, diantaranya dengan melakukan patroli rutin melibatkan tiga pilar, yaitu dari kecamatan, polsek dan koramil,” ujar Camat Senen Ronny Japriko.
(Baca Juga : Anies Baswedan Optimistis Ekonomi Jakarta Dapat Pulih )
Selanjutnya para PKL yang sudah ditertibkan itu akan ditataulang dengan konsep lokasi binaan (lokbin) dan lokasi sementara (loksem). “Beberapa PKL merupakan pedagang keliling di Pasar dan Terminal Senen. Akan kami siapkan tempat sementara supaya bisa tetap berdagang,” tuturnya.
Kasatpol PP Jakarta Pusat Bernard Tambunan mengatakan, operasi tertib berdagang tersebut dilakukan agar tidak menggangu arus lalu lintas karena selain berjualan di jalur pedestrian, para PKL yang terjaring operasi tersebut juga kerap menggelar baramg dagangannya di tepi jalan hingga membuat arus lalu lintas di kawasan Senen tersendat.
“Kami menerima laporan masyarakat yang mulai tidak nyaman dengan keberadaan PKL di trotoar. Masyarakat merasa tidak leluasa berjalan di pedestrian karena areanya dipakai untuk jualan. Jalan Senen Raya kalau sore ke malam juga sibuk dan padat karena pedagang menjajakan barangnya di tepi jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas dari arah Senen menuju Matraman,” jelas Bernard.
(Baca Juga : Anies Baswedan Optimistis Ekonomi Jakarta Dapat Pulih )
Selanjutnya para PKL yang sudah ditertibkan itu akan ditataulang dengan konsep lokasi binaan (lokbin) dan lokasi sementara (loksem). “Beberapa PKL merupakan pedagang keliling di Pasar dan Terminal Senen. Akan kami siapkan tempat sementara supaya bisa tetap berdagang,” tuturnya.
Kasatpol PP Jakarta Pusat Bernard Tambunan mengatakan, operasi tertib berdagang tersebut dilakukan agar tidak menggangu arus lalu lintas karena selain berjualan di jalur pedestrian, para PKL yang terjaring operasi tersebut juga kerap menggelar baramg dagangannya di tepi jalan hingga membuat arus lalu lintas di kawasan Senen tersendat.
“Kami menerima laporan masyarakat yang mulai tidak nyaman dengan keberadaan PKL di trotoar. Masyarakat merasa tidak leluasa berjalan di pedestrian karena areanya dipakai untuk jualan. Jalan Senen Raya kalau sore ke malam juga sibuk dan padat karena pedagang menjajakan barangnya di tepi jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas dari arah Senen menuju Matraman,” jelas Bernard.
(dar)
Lihat Juga :