Berhitung Beli Rumah Agar Cepat Lunas, Ini Tips dari Prita Ghozie
Rabu, 23 Juni 2021 - 14:36 WIB
loading...
A
A
A
Prita juga membagikan tips berhitung beli rumah versi dia. Hitungan pertama, selalu dimulai dengan menentukan berapa harga rumah yang mampu dibeli. Misalnya, untuk yang berpenghasilan sekitar Rp325juta per tahun, harga rumah yang ingin dibeli 5X dari jumlah penghasilan per tahun, yakni dengan total Rp1,625 miliar.
“Artinya, kisaran harga rumah yang dicari antara Rp1 miliar-Rp1,5 miliar. Dengan rincian harga beli rumah Rp1,35 miliar, biaya-biaya sebesar 10% Rp135 juta, sehingga total harga rumah senilai Rp1,485 miliar,” urai Prita.
Biaya beli rumah 10% dengan rincian biaya cek sertifikat, biaya akta jual-beli, biaya balik nama, biaya PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak), Biaya BPHTB, jasa notaris, dan biaya KPR: provinsi dan asuransi kredit.
Baca juga: Cuitan Ligwina Hananto Bikin Geger Jagat Twitter, Safir Senduk pun 'Turun Tangan'
Lalu, hitungan kedua adalah dana untuk membelinya. Untuk yang sudah mempunyai dana cash untuk membayar lunas rumah, tentu saja dipersilakan. Akan tetapi, Prita menjelaskan, pertama, usahakan sudah ada dana darurat yang ideal di rekening tabungan terpisah.
Kedua, ada dana tambahan untuk mengisi rumah tinggal. Ketiga, ada alokasi dana untuk membeli polis asuransi kerugian untuk properti. “Untuk yang perlu dibantu pinjaman, maka pastikan kita sudah mempersiapkan Down Payment yang dibutuhkan,” jelasnya.
“Artinya, kisaran harga rumah yang dicari antara Rp1 miliar-Rp1,5 miliar. Dengan rincian harga beli rumah Rp1,35 miliar, biaya-biaya sebesar 10% Rp135 juta, sehingga total harga rumah senilai Rp1,485 miliar,” urai Prita.
Biaya beli rumah 10% dengan rincian biaya cek sertifikat, biaya akta jual-beli, biaya balik nama, biaya PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak), Biaya BPHTB, jasa notaris, dan biaya KPR: provinsi dan asuransi kredit.
Baca juga: Cuitan Ligwina Hananto Bikin Geger Jagat Twitter, Safir Senduk pun 'Turun Tangan'
Lalu, hitungan kedua adalah dana untuk membelinya. Untuk yang sudah mempunyai dana cash untuk membayar lunas rumah, tentu saja dipersilakan. Akan tetapi, Prita menjelaskan, pertama, usahakan sudah ada dana darurat yang ideal di rekening tabungan terpisah.
Kedua, ada dana tambahan untuk mengisi rumah tinggal. Ketiga, ada alokasi dana untuk membeli polis asuransi kerugian untuk properti. “Untuk yang perlu dibantu pinjaman, maka pastikan kita sudah mempersiapkan Down Payment yang dibutuhkan,” jelasnya.
Lihat Juga :