Corona Terus Merajalela, Ekonomi RI Mau Jadi Apa?

Minggu, 27 Juni 2021 - 18:01 WIB
loading...
Corona Terus Merajalela,...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai apabila kasus corona tak bisa dikendalikan maka pengaruhnya besar terhadap ekonomi di Indonesia. Apalagi, PPKM Mikro tidak berkutik dalam mengangani peningkatan kasus corona di dalam negeri karena sudah terbukti kenaikan kasus positif Covid-19 semakin curam ke atas.

Semakin tinggi kenaikan kasus Covid-19 membutuhkan waktu untuk kembali menurunkannya, dalam periode tersebut tentu aktivitas masyarakat akan terganggu. "Ketika aktivitas masyarakat terganggu maka sudah tentu aktivitas perekonomian juga akan ikut terganggu, ketika aktivitas perekonomian terganggu maka sudah pasti akan berdampak pada beragam indikator perekonomian," ujar Yusuf kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta, Minggu (27/6/2021).

Baca Juga: Dirut dan Komisaris Garuda Indonesia Positif Covid-19, Begini Kondisinya

Ketika berbicara soal asumsi makro, pertumbuhan ekonomi yang sebenarnya sudah terlihat membaik di kuartal II, ini berpotensi terganggu proses pemulihannya, terutama jika penanganan Covid-19 nya terjadi secara berlarut-larut. Bisa jadi pertumbuhan ekonomi di kuartal III, berpotensi lebih rendah dibandingkan kuartal II.

"Sementara untuk nilai tukar, dengan naik kasus Covid-19, tentu persepsi risiko investor untuk Indonesia mengalami peningkatan, ketika meningkat potensi untuk terjadi capital outflow menjadi semakin besar, ketika capital outflow terjadi dan jika lebih buruk terjadi secara tiba-tiba, maka sudah pasti akan berdampak pada pergerakan nilai tukar rupiah yang akan terdepresiasi," jelas Yusuf.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Ekonomi RI Punya Ketahanan...
Ekonomi RI Punya Ketahanan Nasional, Gubernur BI: Tuhan Cinta Sama Kita
Rupiah Jeblok ke Rekor...
Rupiah Jeblok ke Rekor Terendah, Ekonomi RI dalam Bahaya?
Di Depan Investor Asing,...
Di Depan Investor Asing, Purbaya Janji Bereskan Hambatan Investasi di RI
Mengulik Kerentanan...
Mengulik Kerentanan Ekonomi Nasional di Balik Angka Pertumbuhan 5,61 Persen
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Menkes Akui Kasus Covid-19...
Menkes Akui Kasus Covid-19 di Indonesia Naik
Rekomendasi
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
Infografis
Jadi Jantung Ekonomi...
Jadi Jantung Ekonomi RI, Jumlah Kelas Menengah Turun Drastis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved