Melantai di Bursa Hari Ini, Berikut Profil Archi Indonesia
Senin, 28 Juni 2021 - 08:59 WIB
loading...
A
A
A
Dengan pertumbuhan volume produksi yang stabil sejak tahun 2011, Archi telah berhasil memproduksi lebih dari 200 kilo ons (setara dengan 6,2 ton) emas per tahunnya sejak tahun 2016, dan mencatatkan rekor produksi tertinggi mencapai 270 kilo ons (setara dengan 8,4 ton) emas.
Hingga akhir tahun 2020, Archi baru mengeksplorasi dan menambang emas sekitar 10% dari total keseluruhan area konsesinya yang memiliki luas sekitar 40.000 hektar, karena itu Archi masih memiliki potensi penambahan cadangan bijih emas secara signifikan.
Sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diselenggarakan pada tanggal 9 Februari 2021, Perseroan akan mengalokasikan sebesar 0,02% dari saham baru pada saat Penawaran Umum Perdana Saham untuk program alokasi saham kepada karyawan Perseroan (Employee Stock Allocation/ESA) yaitu sebanyak 237.500 saham, dengan harga pelaksanaan ESA yang sama dengan Harga Penawaran.
Baca Juga: Sopir Truk Kontainer Laporkan Pengemudi Pajero Arogan ke Polres Jakarta Utara
Setelah pelaksanaan Penawaran Umum Perdana Saham, Perseroan akan mengalokasikan sebesar 1,61% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah Penawaran Umum Perdana Saham untuk program opsi pembelian saham kepada Manajemen dan Karyawan Perseroan (Management and Employee Stock Option Program/MESOP) yaitu sebanyak-banyaknya 400.000.000 saham, dengan harga pelaksanaan MESOP sekurang-kurangnya 90% dari rata-rata harga penutupan saham Perseroan selama kurun waktu 25 Hari Bursa berturut-turut di Pasar Reguler sebelum permohonan pencatatan dilakukan ke BEI.
Hingga akhir tahun 2020, Archi baru mengeksplorasi dan menambang emas sekitar 10% dari total keseluruhan area konsesinya yang memiliki luas sekitar 40.000 hektar, karena itu Archi masih memiliki potensi penambahan cadangan bijih emas secara signifikan.
Sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diselenggarakan pada tanggal 9 Februari 2021, Perseroan akan mengalokasikan sebesar 0,02% dari saham baru pada saat Penawaran Umum Perdana Saham untuk program alokasi saham kepada karyawan Perseroan (Employee Stock Allocation/ESA) yaitu sebanyak 237.500 saham, dengan harga pelaksanaan ESA yang sama dengan Harga Penawaran.
Baca Juga: Sopir Truk Kontainer Laporkan Pengemudi Pajero Arogan ke Polres Jakarta Utara
Setelah pelaksanaan Penawaran Umum Perdana Saham, Perseroan akan mengalokasikan sebesar 1,61% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah Penawaran Umum Perdana Saham untuk program opsi pembelian saham kepada Manajemen dan Karyawan Perseroan (Management and Employee Stock Option Program/MESOP) yaitu sebanyak-banyaknya 400.000.000 saham, dengan harga pelaksanaan MESOP sekurang-kurangnya 90% dari rata-rata harga penutupan saham Perseroan selama kurun waktu 25 Hari Bursa berturut-turut di Pasar Reguler sebelum permohonan pencatatan dilakukan ke BEI.
Lihat Juga :