Sri Mulyani: Indonesia Harus Bisa Jadi Penggerak Ekonomi Syariah

Selasa, 29 Juni 2021 - 13:36 WIB
loading...
Sri Mulyani: Indonesia...
Menteri Keuangan Sri Mulyani. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyatakan bahwa ekonomi syariah memiliki potensi besar di Indonesia . Sebab itu, ia beraharap masyarakat Indonesia tidak hanya jadi target pasar dalam mendorong penguatan ekonomi syariah.

“Ini tercermin dari arahan Presiden pada rapat pleno Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah pada 5 Februari 2018 di mana dengan potensi pasar keuangan syariah yang sangat besar, seharusnya Indonesia dapat jadi penggerak perekonomian syariah dan tidak hanya menjadi target market dan produk industri yang halal dari negara lain,” kata Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (29/6/2021).

Baca Juga: Mandiri Sekuritas: Ekonomi RI 2021 Diproyeksikan Tumbuh 4,4%

Lanjutnya, ekonomi dan keuangan Syariah memiliki peran yang semakin penting di dalam perekonomian Nasional, apalagi di dalam kondisi pandemi saat ini. Di dalam rangka memulihkan perekonomian Nasional, ekonomi Syariah dapat menjadi pilar utama penopang pemulihan ekonomi. "Nilai-nilai dari ekonomi syariah dapat mendorong ekonomi nasional yang adil dan merata di seluruh aspek, mencakup juga sektor pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan ekonomi yang inklusif,” katanya.

Baca Juga: Cerah, Outlook Ekonomi ke Depan Dinilai Semakin Membaik

Dia menekankan redistribusi ekonomi syariah adalah jaring pengaman sosial. Adapun, ekonomi syariah membantu masyarakat tidak mampu selalu diberikan perhatian lebih. "Kita bisa membangun sumber-sumber literasi utama yang bisa diadakan di dalam keuangan syariah di Indonesia,"tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
BRI Gandeng Syailendra...
BRI Gandeng Syailendra Capital Hadirkan Investasi Syariah melalui Super App BRImo
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Pertumbuhan yang Berdampak
Pertumbuhan yang Berdampak
Rekomendasi
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved