Cegah Stunting, M-Tani Bikin Beras Sego Wangi Plus
Kamis, 01 Juli 2021 - 23:41 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Hari Keluarga Nasional, Momentum Keluarga Indonesia Cegah Stunting
Inovasi pangan dari M-Tani dilakukan dengan membangun komunikasi dan kolaborasi bersama lembaga pemerintah dan pihak swasta. Baik swasta dalam maupun luar negeri demi meningkatkan daya saing industri pertanian melalui pengembangan produk baru yang menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia. Salah satu pihak swasta yang berkolaborasi dengan M-Tani adalah DSM Indonesia yang merupakan produsen produk pangan berbasis nutrisi dalam mengembangkan beras fortifikasi.
Tenaga Ahli Utama Deputi III KSP, Brian Sriprahastuti menjelaskan, fortifikasi beras merupakan salah satu terobosan untuk upaya peningkatan gizi masyarakat Indonesia. Apabila diberikan secara khusus kepada kelompok rentan yaitu keluarga pra sejahtera dan kelompok 1.000 hari pertama kehidupan kecuali untuk kategori 0-6 bulan yang diberikan oleh ibu melalui ASI, akan dapat berkontribusi pada upaya percepatan penurunan angka stunting, dan secara umum untuk peningkatan gizi masyarakat. "Saya mendukung beras fortifikasi secara profesional, dan secara lembaga mendukung strategi nasional dalam percepatan penurunan stunting," kata Brian.
Inovasi pangan dari M-Tani dilakukan dengan membangun komunikasi dan kolaborasi bersama lembaga pemerintah dan pihak swasta. Baik swasta dalam maupun luar negeri demi meningkatkan daya saing industri pertanian melalui pengembangan produk baru yang menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia. Salah satu pihak swasta yang berkolaborasi dengan M-Tani adalah DSM Indonesia yang merupakan produsen produk pangan berbasis nutrisi dalam mengembangkan beras fortifikasi.
Tenaga Ahli Utama Deputi III KSP, Brian Sriprahastuti menjelaskan, fortifikasi beras merupakan salah satu terobosan untuk upaya peningkatan gizi masyarakat Indonesia. Apabila diberikan secara khusus kepada kelompok rentan yaitu keluarga pra sejahtera dan kelompok 1.000 hari pertama kehidupan kecuali untuk kategori 0-6 bulan yang diberikan oleh ibu melalui ASI, akan dapat berkontribusi pada upaya percepatan penurunan angka stunting, dan secara umum untuk peningkatan gizi masyarakat. "Saya mendukung beras fortifikasi secara profesional, dan secara lembaga mendukung strategi nasional dalam percepatan penurunan stunting," kata Brian.
(nng)
Lihat Juga :