Gelar RUPST, Bentoel Komitmen Tingkatkan Kinerja Ekspor
Jum'at, 02 Juli 2021 - 15:18 WIB
loading...
A
A
A
"Perseroan terus berkomitmen untuk mendukung program-program Pemerintah dalam berbagai bidang. Pada tahun 2020, Perseroan telah berhasil melakukan ekspor produk-produk berkualitas tinggi kami ke 23 negara di Asia Pasifik dan Timur Tengah yang nilainya mencapai 2,9 triliun Rupiah. Negara tujuan ekspor Perseroan tersebut telah mengalami peningkatan yang pesat dari sebelumnya yang berjumlah 20 negara di tahun 2019. Pencapaian ini tentunya turut memberikan kontribusi pada peningkatan pendapatan ekspor negara dan pertumbuhan ekonomi nasional," menurut Steve Pore, Presiden Direktur, Bentoel Internasional Investama.
Dukungan terhadap program Pemerintah juga diwujudkan saat Perseroan membangun visi Masa Depan yang Lebih Baik (A Better Tomorrow™), Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (Environmental, Social and Governance) adalah yang terpenting dan paling utama dari semua yang dilakukan, dan keberlanjutan (sustainability) adalah inti dari bisnis kami. Agenda Keberlanjutan mencerminkan komitmen Perseroan untuk mengurangi dampak kesehatan atas bisnis kami sebagai fokus utama perhatian kami. Dalam menjalankan produksi tembakau, Perseroan tidak melupakan aspek menjaga lingkungan. Beberapa usaha Perseroan adalah berkolaborasi dengan Universitas Mataram untuk menjalankan penelitian mengenai kualitas air, tanah, dan udara saat produksi tembakau, melakukan program penghijauan dengan menanam 8.200 pohon kemiri di Lombok Tengah dan Lombok Timur, serta melakukan pelatihan di lapangan untuk mitra petani sebagai bagian dari Program Tembakau Berkelanjutan.
Program ini merupakan komitmen Perseroan untuk secara terus menerus dalam memberdayakan dan mendukung pertumbuhan usaha kecil dalam rangka membantu memulihkan ekonomi akibat pandemi COVID-19. Di tahun 2020, Perseroan juga berperan aktif dalam mendukung berbagai upaya Pemerintah dalam menangani krisis ini, tim lintas divisi secara cepat bekerja bersama untuk memproduksi hand sanitizer di salah satu pabrik Perseroan di Malang. Hand sanitizer tersebut, bersama dengan bantuan lain berupa masker, kaca mata medis, sarung tangan, dan Alat Pelindung Diri (APD) didistribusikan kepada masyarakat sekitar melalui Pemerintah di Jakarta, Kota dan Kabupaten Malang, serta Nusa Tenggara Barat.
Dalam RUPST hari ini, sehubungan dengan pengunduran diri Ibu Mercy Francisca Sinaga sebagai Direktur dan dengan mempertimbangkan kesinambungan rencana kegiatan Perseroan, para pemegang saham menyetujui untuk mengangkat Ibu Dinar Shinta Ulie sebagai Direktur Perseroan. Dengan demikian, susunan Direksi Perseroan sejak penutupan RUPST ini adalah sebagai berikut:
Direksi
Presiden Direktur : Steven Gerald Pore
Direktur : Faisal Saif
Direktur : Martin Arthur Guest
Direktur : Widyo Rulyantoko
Direktur : Dinar Shinta Ulie
Dukungan terhadap program Pemerintah juga diwujudkan saat Perseroan membangun visi Masa Depan yang Lebih Baik (A Better Tomorrow™), Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (Environmental, Social and Governance) adalah yang terpenting dan paling utama dari semua yang dilakukan, dan keberlanjutan (sustainability) adalah inti dari bisnis kami. Agenda Keberlanjutan mencerminkan komitmen Perseroan untuk mengurangi dampak kesehatan atas bisnis kami sebagai fokus utama perhatian kami. Dalam menjalankan produksi tembakau, Perseroan tidak melupakan aspek menjaga lingkungan. Beberapa usaha Perseroan adalah berkolaborasi dengan Universitas Mataram untuk menjalankan penelitian mengenai kualitas air, tanah, dan udara saat produksi tembakau, melakukan program penghijauan dengan menanam 8.200 pohon kemiri di Lombok Tengah dan Lombok Timur, serta melakukan pelatihan di lapangan untuk mitra petani sebagai bagian dari Program Tembakau Berkelanjutan.
Program ini merupakan komitmen Perseroan untuk secara terus menerus dalam memberdayakan dan mendukung pertumbuhan usaha kecil dalam rangka membantu memulihkan ekonomi akibat pandemi COVID-19. Di tahun 2020, Perseroan juga berperan aktif dalam mendukung berbagai upaya Pemerintah dalam menangani krisis ini, tim lintas divisi secara cepat bekerja bersama untuk memproduksi hand sanitizer di salah satu pabrik Perseroan di Malang. Hand sanitizer tersebut, bersama dengan bantuan lain berupa masker, kaca mata medis, sarung tangan, dan Alat Pelindung Diri (APD) didistribusikan kepada masyarakat sekitar melalui Pemerintah di Jakarta, Kota dan Kabupaten Malang, serta Nusa Tenggara Barat.
Dalam RUPST hari ini, sehubungan dengan pengunduran diri Ibu Mercy Francisca Sinaga sebagai Direktur dan dengan mempertimbangkan kesinambungan rencana kegiatan Perseroan, para pemegang saham menyetujui untuk mengangkat Ibu Dinar Shinta Ulie sebagai Direktur Perseroan. Dengan demikian, susunan Direksi Perseroan sejak penutupan RUPST ini adalah sebagai berikut:
Direksi
Presiden Direktur : Steven Gerald Pore
Direktur : Faisal Saif
Direktur : Martin Arthur Guest
Direktur : Widyo Rulyantoko
Direktur : Dinar Shinta Ulie
Lihat Juga :