Masih Pandemi, Induk Usaha Indomaret Raup Cuan Rp60,8 Miliar
Jum'at, 02 Juli 2021 - 22:32 WIB
loading...
A
A
A
Pendapatan dari pihak berelasi tercatat Rp4,02 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp559,21 juta. Sementara itu, pendapatan dari PT Cyberindo Aditama merupakan pendapatan yang berasal dari segmen ritel, korporasi, dan lain-lain sebesar Rp85,52 miliar atau naik dari sebelumnya Rp54,12 miliar.
DNET mencatatkan adanya kenaikan beban penjualan di kuartal I-2021 menjadi Rp71,71 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp60,42 miliar. Beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp29,08 miliar dari sebelumnya Rp27,97 miliar, dan biaya keuangan naik menjadi Rp146,90 miliar dari sebelumnya Rp138,50 miliar.
Baca juga: Said Iqbal Sebut Jika Covid19 Gak Kelar, PHK Buruh Ritel Menunggu Waktu
Sementara itu, kas neto yang digunakan untuk aktivitas operasi tercatat Rp46,35 miliar, kas neto yang diperoleh dari aktivitas investasi tercatat Rp183,09 miliar, dan kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat Rp127,77 miliar.
Indoritel Makmur Internasional mencatatkan liabilitas sebesar Rp6,93 triliun dan ekuitas Rp10,20 triliun. Adapun total aset Perseroan menurun menjadi Rp17,13 triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp17,22 triliun.
DNET mencatatkan adanya kenaikan beban penjualan di kuartal I-2021 menjadi Rp71,71 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp60,42 miliar. Beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp29,08 miliar dari sebelumnya Rp27,97 miliar, dan biaya keuangan naik menjadi Rp146,90 miliar dari sebelumnya Rp138,50 miliar.
Baca juga: Said Iqbal Sebut Jika Covid19 Gak Kelar, PHK Buruh Ritel Menunggu Waktu
Sementara itu, kas neto yang digunakan untuk aktivitas operasi tercatat Rp46,35 miliar, kas neto yang diperoleh dari aktivitas investasi tercatat Rp183,09 miliar, dan kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat Rp127,77 miliar.
Indoritel Makmur Internasional mencatatkan liabilitas sebesar Rp6,93 triliun dan ekuitas Rp10,20 triliun. Adapun total aset Perseroan menurun menjadi Rp17,13 triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp17,22 triliun.
(ind)
Lihat Juga :