PGE Siap Tambah Kapasitas Listrik Panas Bumi 500 kW di Sulut
Sabtu, 03 Juli 2021 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
Proyek ini ditargetkan siap dioperasikan pada Desember 2021. Eko mengatakan, proyek ini dijalankan dengan skema Quick Win untuk mencapai Fast Delivery Project. Skema ini dilakukan oleh PGE untuk menyiasati pelaksanaan proyek di tengah kondisi pandemi agar tetap On Time, On Budget, On Scope, On Revenue (OTOBOSOR).
Saat ini Indonesia berada pada peringkat kedua pengembangan panas bumi di dunia dengan total kapasitas terpasang sebesar 2.133 MW. Kontribusi dari Wilayah Kerja PGE mencapai 88% dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia, yang terdiri dari 672 MW yang dioperasikan sendiri dan 1.205 MW yang dilaksanakan melalui Kontrak Operasi Bersama.
Baca Juga: Viral, Rombongan Truk TNI Menepi Saat Sirine Ambulans Bunyi
Dari 672 MW yang dioperasikan sendiri oleh PGE, dibangkitkan dari dari 6 Area yaitu Area Lahendong, Sulawesi Utara, dengan kapasitas terpasang sebesar 120 MW; Area Kamojang, Jawa Barat, dengan kapasitas terpasang sebesar 235 MW; Area Ulubelu, Lampung, dengan kapasitas terpasang sebesar 220 MW; Area Karaha, Jawa Barat, dengan kapasitas terpasang 30 MW; Area Lumut Balai, Sumatera Selatan, dengan kapasitas terpasang 55 MW dan Area Sibayak, Sumatera Utara, dengan kapasitas terpasang 12 MW.
Saat ini Indonesia berada pada peringkat kedua pengembangan panas bumi di dunia dengan total kapasitas terpasang sebesar 2.133 MW. Kontribusi dari Wilayah Kerja PGE mencapai 88% dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia, yang terdiri dari 672 MW yang dioperasikan sendiri dan 1.205 MW yang dilaksanakan melalui Kontrak Operasi Bersama.
Baca Juga: Viral, Rombongan Truk TNI Menepi Saat Sirine Ambulans Bunyi
Dari 672 MW yang dioperasikan sendiri oleh PGE, dibangkitkan dari dari 6 Area yaitu Area Lahendong, Sulawesi Utara, dengan kapasitas terpasang sebesar 120 MW; Area Kamojang, Jawa Barat, dengan kapasitas terpasang sebesar 235 MW; Area Ulubelu, Lampung, dengan kapasitas terpasang sebesar 220 MW; Area Karaha, Jawa Barat, dengan kapasitas terpasang 30 MW; Area Lumut Balai, Sumatera Selatan, dengan kapasitas terpasang 55 MW dan Area Sibayak, Sumatera Utara, dengan kapasitas terpasang 12 MW.
(fai)
Lihat Juga :