Agar PPKM Darurat Lebih Efektif, Pengamat Kebijakan Publik Usulkan 2 Hal Ini

Sabtu, 03 Juli 2021 - 19:18 WIB
loading...
Agar PPKM Darurat Lebih...
Pelaksanaan PPKM Darurat Jawa-Bali diyakini dapat meredam lonjakan kasus positif Covid-19 belakangan ini. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Direktur Pusat Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria menegaskan dukungannya atas kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali yang berlangsung 3 hingga 20 Juli 2021. Kebijakan tersebut diakui perlu diambil pemerintah demi mengendalikan lonjakan penyebaran Covid-19.

"Puskepi mendukung PPKM Darurat dan berharap ketentuan ini diberlakukan hingga angka terpapar sudah jauh di bawah yang ada saat ini," ujar Sofyano di Jakarta, Sabtu (3/7/2021).

Baca Juga: Menkeu Pastikan Dukungan APBN untuk Masyarakat di Masa PPKM Darurat

Namun, Sofyano juga mengusulkan dua hal yang menurutnya akan membuat kebijakan PPKM Darurat lebih efektif dalam meredam penyebaran wabah Covid-19. "Pertama, selain PPKM Darurat, pemerintah perlu membuat keputusan bahwa bagi masyarakat yang akan masuk dan keluar pulau Jawa dan Bali untuk divaksin atau telah divaksin," ujarnya.

Kedua, lanjut dia, mewajibkan para pejabat pemerintah termasuk menteri, panglima TNI, kapolri, hingga kepala daerah membuat persyaratan yang sama bagi siapapun yang akan masuk ke gedung/kantor pemerintahan/TNI/Polri/BUMN. "Harus menunjukan bukti telah divaksin," tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
44 Kementerian dan Lembaga...
44 Kementerian dan Lembaga Era Prabowo, Pengamat Kebijakan Publik: Oke-oke Saja, Asal...
Pemerintah Diminta Beri...
Pemerintah Diminta Beri Sanksi bagi Penyalahgunaan LPG Subsidi
Waspadai Angka Covid...
Waspadai Angka Covid Naik Lagi, Luhut Beberkan Sejumlah Strategi
Jokowi Minta PPKM Dievaluasi,...
Jokowi Minta PPKM Dievaluasi, Begini Respons Menko Luhut Lewat Jubirnya
Dukung Akselerasi Herd...
Dukung Akselerasi Herd Immunity, PKT Gelar Vaksinasi Tahap Dua bagi Anak
Kabar Buruk dari Luhut:...
Kabar Buruk dari Luhut: 44 Persen dari Satu Kloter Luar Negeri Terpapar Omicron
Wakapolda Papua Barat:...
Wakapolda Papua Barat: Tata Kelola Kebijakan Sebaiknya Berbasis Risiko
Kebijakan Jangan Menimbulkan...
Kebijakan Jangan Menimbulkan Kegaduhan
Kebijakan Tidak Tepat...
Kebijakan Tidak Tepat Implementasi
Rekomendasi
Ahmad Ali Beberkan Alasan...
Ahmad Ali Beberkan Alasan Jokowi Turun Langsung Keliling Daerah
Kaitan Hari Kiamat dan...
Kaitan Hari Kiamat dan Rezeki dalam Surat Al Waqiah, Ternyata Ini Rahasianya
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Berita Terkini
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Infografis
Agar Efektif, Ini Waktu...
Agar Efektif, Ini Waktu yang Tepat untuk Cek Gula Darah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved