Stok Pangan Cukup, Pemerintah Tidak Akan Impor Beras
Senin, 05 Juli 2021 - 20:00 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi memastikan bahwa stok barang kebutuhan pokok aman dan harganya stabil. Terkait stok beras yang juga aman, dia menegaskan tidak akan ada impor beras dalam waktu dekat ini. "Hasil panen beras tahun ini diprediksi akan lebih baik dari tahun lalu," ujarnya dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Senin (5/7/2021).
Baca juga: Mendag Lutfi Jamin Harga Bahan Pokok Stabil Selama PPKM Darurat
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), diprediksi bahwa hasil panen beras tahun 2021 akan mencapai 33 juta ton. Seperti diketahui, realisasi hasil panen beras tahun 2020 mencapai 31,33 juta ton.
"Selain itu, saat ini stok beras yang ada di Perum Bulog mencapai 1,39 juta ton. Terdiri dari 1,37 juta stok CBP (cadangan beras pemerintah) dan 14.765 ton stok komersial," paparnya.
Baca juga: Tani Centre IPB Kritisi Impor Beras Ketan 'Sarinah'
Lutfi mengatakan, penyaluran beras Bulog untuk Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) mencapai 80 ribu ton per bulan. Ketahanan stok juga diperkirakan setidaknya cukup untuk 12 bulan (satu tahun) ke depan.
“Kalau kita mengikuti alur dari pemikiran ini, kita bisa pastikan bahwa tidak ada impor dan ketersediaan di Bulog juga cukup. Jadi saya rasa bahwa ini bagus, stok nasional juga baik dan saya tidak ada ekspektasi sama sekali untuk mengimpor beras dalam waktu yang dekat ini,” pungkasnya.
Baca juga: Mendag Lutfi Jamin Harga Bahan Pokok Stabil Selama PPKM Darurat
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), diprediksi bahwa hasil panen beras tahun 2021 akan mencapai 33 juta ton. Seperti diketahui, realisasi hasil panen beras tahun 2020 mencapai 31,33 juta ton.
"Selain itu, saat ini stok beras yang ada di Perum Bulog mencapai 1,39 juta ton. Terdiri dari 1,37 juta stok CBP (cadangan beras pemerintah) dan 14.765 ton stok komersial," paparnya.
Baca juga: Tani Centre IPB Kritisi Impor Beras Ketan 'Sarinah'
Lutfi mengatakan, penyaluran beras Bulog untuk Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) mencapai 80 ribu ton per bulan. Ketahanan stok juga diperkirakan setidaknya cukup untuk 12 bulan (satu tahun) ke depan.
“Kalau kita mengikuti alur dari pemikiran ini, kita bisa pastikan bahwa tidak ada impor dan ketersediaan di Bulog juga cukup. Jadi saya rasa bahwa ini bagus, stok nasional juga baik dan saya tidak ada ekspektasi sama sekali untuk mengimpor beras dalam waktu yang dekat ini,” pungkasnya.
(ind)
Lihat Juga :