Jika Mobilitas Masih Tinggi, Luhut Akan Usulkan ke Jokowi Pengawasan yang Lebih Ketat
Rabu, 07 Juli 2021 - 20:52 WIB
loading...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan kembali melakukan evaluasi PPKM darurat pada hari kelima. Berdasarkan data analisis, Menko Luhut menyebutkan penurunan mobilitas Jawa Bali membaik, jumlah kabupaten/kota yang berwarna hitam turun dari 35 menjadi 27. Meskipun ada penurunan, wilayah Jawa Timur (Jatim) dan Bali masih perlu mendapatkan perhatian lebih ketat.
“Sampai tanggal 6 juli, kita lihat kabupaten/kota yang berwarna hitam masih banyak di Jawa Timur dan Bali. Penurunan mobilitasnya belum siginifikan. Ini perlu mendapatkan perhatian lebih ketat, kuncinya pengetatan,” kata Menko Luhut di Jakarta, Rabu (7/7/2021).
Menko Luhut dalam paparannya menjelaskan dibutuhkan penurunan mobilitas minimal 30% untuk menurunkan kenaikan kasus, meskipun angka idealnya minimal 50%.
Baca juga:TP3 Keluarkan Buku Putih, Amien Rais: TNI-Polri Tak Terlibat Kasus Penembakan di KM 50
“Ini berkali-kali saya katakan, 30% itu batas minimum. Kita mau sebenarnya penurunan itu 30%-50%, ya paling tidak 40%. Baru itu akan menjadi membaik," katanya.
“Sampai tanggal 6 juli, kita lihat kabupaten/kota yang berwarna hitam masih banyak di Jawa Timur dan Bali. Penurunan mobilitasnya belum siginifikan. Ini perlu mendapatkan perhatian lebih ketat, kuncinya pengetatan,” kata Menko Luhut di Jakarta, Rabu (7/7/2021).
Menko Luhut dalam paparannya menjelaskan dibutuhkan penurunan mobilitas minimal 30% untuk menurunkan kenaikan kasus, meskipun angka idealnya minimal 50%.
Baca juga:TP3 Keluarkan Buku Putih, Amien Rais: TNI-Polri Tak Terlibat Kasus Penembakan di KM 50
“Ini berkali-kali saya katakan, 30% itu batas minimum. Kita mau sebenarnya penurunan itu 30%-50%, ya paling tidak 40%. Baru itu akan menjadi membaik," katanya.
Lihat Juga :