Vaksinasi Berbayar Ditunda Padahal Banyak Peminatnya, Ini Dalih Kimia Farma
Senin, 12 Juli 2021 - 11:48 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Induk Holding BUMN Farmasi, PT Bio Farma (Persero), membeberkan alasan pemerintah menunjuk Kimia Farma sebagai pelaksana program vaksinasi gotong royong untuk individu. Salah satu pertimbangannya adalah fasilitas kesehatan (faskes) yang dimiliki emiten Holding BUMN Farmasi tersebut.
Baca juga: Komisi IX DPR Segera Panggil Kemenkes Terkait Vaksin COVID-19 Berbayar
Juru Bicara Bio Farma, Bambang Heriyanto menyebut, Kimia Farma secara faskes dinilai siap untuk membantu menjalankan vaksinasi gotong royong individu, di mana kegiatan tersebut dilaksanakan melalui klinik emiten di sejumlah daerah.
Untuk tahap awal, manajemen baru menyediakan delapan klinik di Pulau Jawa dan Bali. "Kebetulan saja fasilitas Kimia Farma yang sudah siap untuk membantu program vaksinasi ini," ujar Bambang dalam konferensi pers virtual pekan lalu.
Baca juga: Komisi IX DPR Segera Panggil Kemenkes Terkait Vaksin COVID-19 Berbayar
Juru Bicara Bio Farma, Bambang Heriyanto menyebut, Kimia Farma secara faskes dinilai siap untuk membantu menjalankan vaksinasi gotong royong individu, di mana kegiatan tersebut dilaksanakan melalui klinik emiten di sejumlah daerah.
Untuk tahap awal, manajemen baru menyediakan delapan klinik di Pulau Jawa dan Bali. "Kebetulan saja fasilitas Kimia Farma yang sudah siap untuk membantu program vaksinasi ini," ujar Bambang dalam konferensi pers virtual pekan lalu.
(ind)
Lihat Juga :