Didorong Naiknya Permintaan China, Harga Minyak Mentah Meninggi

Senin, 12 Juli 2021 - 16:42 WIB
loading...
A A A
Aliran ke ETF emas global sebagian besar datar di bulan Juni, dengan sedikit aliran masuk sebesar 2,9 ton (t) (USD191 juta, +0,1% AUM). Aliran masuk ke dana Amerika serta Amerika utara diimbangi dengan arus keluar dari dana eropa. Namun dengan aliran positif secara keseluruhan, menunjukkan bahwa investor mungkin telah mengambil keuntungan dari tingkat harga yang lebih rendah untuk mendapatkan emas panjang.

Baca juga:AS Mengaku Khawatir dengan Perkembangan Situasi di Afghanistan

Di sisi lain, menjelang inflasi utama serta data penjualan ritel bulan Juni yang dirilis minggu depan membebani dolar AS pada akhir pekan kemarin dan kemungkinan akan berkelanjutan hingga pekan ini. Selain itu, pada pertemuan The Fed Rabu kemarin (7/7), anggota The Fed setuju bahwa mereka harus siap akan inflasi dan risiko lain yang akan mendominasi pasar.

Menunggu rilisnya CPI dan PPI AS pekan ini, guna menambah support akan pergerakan emas pekan ini. Hingga laporan ini dirilis, harga emas masih bergerak stabil dengan fokus zona support penting terdekat kini berada di areal USD1761 dengan resistance terdekatnya berada di areal USD1898. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal USD1908 dan support terjauhnya di USD1737.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Rekomendasi
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved