Gencarkan Vaksin Gotong Royong, Kadin: Alokasi yang Diberikan Baru 933 Ribu Dosis
Selasa, 13 Juli 2021 - 13:20 WIB
loading...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah menginginkan target herd immunity (kekebalan komunal) bisa segera tercapai. Dalam rangka mendukung pencapaian tersebut, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mempercepat program vaksinasi gotong royong bagi perusahaan swasta.
Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid mengatakan, saat ini Kadin lebih intens berkoordinasi dengan semua pihak agar vaksinasi untuk dunia usaha bisa cepat terwujud pelaksanaannya sesuai dengan yang diharapkan.
“Sampai saat ini sudah lebih dari 28 ribu perusahaan yang mendaftar dengan 10,5 juta peserta, mencakup karyawan dan keluarga karyawan,” ujar Arsjad dalam keterangan tertulis yang diterima MNC Portal Indonesia, Selasa (13/7/2021).
Baca juga:Momen Langka, Erdogan Teleponan dengan Presiden Israel
Namun, kata Arsjad, alokasi yang diberikan kepada Kadin untuk tahap satu baru 330 ribu dosis untuk 165 ribu peserta dan di tahap dua mencapai 600 ribu dosis untuk 300 ribu peserta. Secara keseluruhan telah dialokasikan oleh Kadin ke perusahaan yang mendaftar.
Selanjutnya, untuk tahap tiga di bulan Juli, Kadin diminta untuk dapat mengalokasikan 1 juta dosis untuk 500 ribu orang peserta.
“Dalam hal ini Kadin melakukan pendaftaran, sementara untuk pelaksanaan vaksinasi termasuk distribusi berada dalam koordinasi Bio Farma” ungkap dia.
Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid mengatakan, saat ini Kadin lebih intens berkoordinasi dengan semua pihak agar vaksinasi untuk dunia usaha bisa cepat terwujud pelaksanaannya sesuai dengan yang diharapkan.
“Sampai saat ini sudah lebih dari 28 ribu perusahaan yang mendaftar dengan 10,5 juta peserta, mencakup karyawan dan keluarga karyawan,” ujar Arsjad dalam keterangan tertulis yang diterima MNC Portal Indonesia, Selasa (13/7/2021).
Baca juga:Momen Langka, Erdogan Teleponan dengan Presiden Israel
Namun, kata Arsjad, alokasi yang diberikan kepada Kadin untuk tahap satu baru 330 ribu dosis untuk 165 ribu peserta dan di tahap dua mencapai 600 ribu dosis untuk 300 ribu peserta. Secara keseluruhan telah dialokasikan oleh Kadin ke perusahaan yang mendaftar.
Selanjutnya, untuk tahap tiga di bulan Juli, Kadin diminta untuk dapat mengalokasikan 1 juta dosis untuk 500 ribu orang peserta.
“Dalam hal ini Kadin melakukan pendaftaran, sementara untuk pelaksanaan vaksinasi termasuk distribusi berada dalam koordinasi Bio Farma” ungkap dia.
Lihat Juga :