Luhut Sebut, Oktober Jokowi Akan Groundbreaking Kawasan Industri Hijau Terbesar

Selasa, 13 Juli 2021 - 15:46 WIB
loading...
A A A
"Kami akan groundbreaking itu bulan Oktober di Kalimantan Utara. Itu industri yang berbasis green energy. Nah itu akan groundbreaking oleh Presiden. Sedang kita upayakan betul karena presiden minta itu supaya bisa September, mungkin Oktober-lah karena ada Covid-19," jelasnya.

Seperti diketahui, agenda ini merupakan kelanjutan dari proyek strategis nasional Presiden Joko Widodo yang ingin mengembangkan kawasan industri di Kalimantan Utara dengan memanfaatkan tenaga hidro atau air.

"Saya kira itu proyek besar, akan ada Green Industrial Park, the biggest green industrial park. Di situ mungkin kita akan dekat sampai 20-30 ribu hektare itu. Saya pikir itu energi dari hydro power," kata Luhut.

Bicara soal rencana investasi yang masuk, Luhut juga menarget dana yang masuk di Indonesia diperkirakan mencapai Rp900 triliun. "Terkait mengenai investasi, kita punya target memang 2021 ini target kita agak sedikit dikoreksi jadi Rp900 triliun yang terdiri dari Rp469 triliun modal asing, dan Rp430 triliun dari dalam negeri.

Luhut memaparkan bahwa hingga Maret 2021, capaian realisasi target penanaman modal angkanya masih cukup bagus. "Capaian realisasi target penanaman modal 20201 saya kira cukup bagus, (yaitu) 24,4% persen dan berdasarkan jenisnya, PMA (asing) mencatat pencapaian sebesar 23,8%. Kemudian PMDN (dalam negeri) sebesar 25,1%. Jadi secara pertumbuhan PMA mencatat pertumbuhan sebesar 14% year on year (yoy).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Di Tengah Tren Trading,...
Di Tengah Tren Trading, Aplikasi Berizin dan Regulasi Kian Penting Lindungi Investor
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
LPI Minta Program Prioritas...
LPI Minta Program Prioritas Nasional Dievaluasi Agar Sesuai Arahan Presiden
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Rekomendasi
Sekjen Demokrat Buka...
Sekjen Demokrat Buka Suara soal Isu Capres Minimal Diusung 3 Partai: Belum Pernah Dibahas
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
Curang dalam Islam:...
Curang dalam Islam: Ancaman Pelaku Kecurangan dalam Al-Qur'an dan Hadis, Bukan Golongan Rasulullah
Berita Terkini
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
Infografis
4.000 Karyawan Bank...
4.000 Karyawan Bank Terbesar Asia Tenggara akan Digantikan AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved