Percepatan Vaksinasi Sektor Swasta, Bos Baru Kadin: Kita Menangkan 'Perang' Ini
Rabu, 14 Juli 2021 - 12:29 WIB
loading...
Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan dukungan dan komitmen atas program pemerintah terkait upaya penanganan Covid-19 di Tanah Air.
Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid menyatakan, pandemi adalah 'perang yang harus dimenangkan', khususnya dalam menaati protokol kesehatan dan upaya penanganan dari pemerintah, salah satunya terkait vaksinasi.
Pemerintah bersama dunia usaha juga sudah menyepakati adanya perluasan vaksinasi gotong-royong atau mandiri. Dalam hal ini, Kadin memasilitasi pendaftaran, sementara untuk pelaksanaan vaksinasi termasuk distribusi berada dalam koordinasi Biofarma.
Baca juga: Vaksin Berbayar Timbulkan Polemik, Puan Maharani Ingatkan Tak Boleh Hilangkan Hak Rakyat Dapatkan Vaksin Gratis
Berdasarkan catatan Kadin, sudah lebih dari 28 ribu perusahaan yang mendaftar dengan total 10,5 juta peserta yang mencakup pekerja dan keluarga. Arsjad menjelaskan, pada tahap tiga vaksinasi di bulan Juli, Kadin mendapat permintaan untuk menyuntikkan 1 juta dosis kepada 500 ribu peserta.
Dalam pelaksanaan sebelumnya, Kadin melaporkan bahwa vaksinasi tahap satu masih 330 ribu dosis untuk 165 ribu peserta, sementara pada tahap kedua mencapai 600 ribu dosis untuk 300 ribu peserta.
Sementara itu, di sisi lain Arsjad juga mengingatkan dan menyemangati para pengusaha mulai dari usaha mikro, kecil, menengah, hingga besar agar bertahan dan terus memutar roda ekonomi.
Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid menyatakan, pandemi adalah 'perang yang harus dimenangkan', khususnya dalam menaati protokol kesehatan dan upaya penanganan dari pemerintah, salah satunya terkait vaksinasi.
Pemerintah bersama dunia usaha juga sudah menyepakati adanya perluasan vaksinasi gotong-royong atau mandiri. Dalam hal ini, Kadin memasilitasi pendaftaran, sementara untuk pelaksanaan vaksinasi termasuk distribusi berada dalam koordinasi Biofarma.
Baca juga: Vaksin Berbayar Timbulkan Polemik, Puan Maharani Ingatkan Tak Boleh Hilangkan Hak Rakyat Dapatkan Vaksin Gratis
Berdasarkan catatan Kadin, sudah lebih dari 28 ribu perusahaan yang mendaftar dengan total 10,5 juta peserta yang mencakup pekerja dan keluarga. Arsjad menjelaskan, pada tahap tiga vaksinasi di bulan Juli, Kadin mendapat permintaan untuk menyuntikkan 1 juta dosis kepada 500 ribu peserta.
Dalam pelaksanaan sebelumnya, Kadin melaporkan bahwa vaksinasi tahap satu masih 330 ribu dosis untuk 165 ribu peserta, sementara pada tahap kedua mencapai 600 ribu dosis untuk 300 ribu peserta.
Sementara itu, di sisi lain Arsjad juga mengingatkan dan menyemangati para pengusaha mulai dari usaha mikro, kecil, menengah, hingga besar agar bertahan dan terus memutar roda ekonomi.
Lihat Juga :