Perkuat Posisi di Asia Pasifik, GBG Angkat 3 Punggawa Baru
Kamis, 15 Juli 2021 - 22:45 WIB
loading...
A
A
A
Dengan membawa lebih banyak mitra bergabung ke GBG maka pelanggan bisa mendapatkan kecerdasan data yang lebih kaya untuk pencegahan, dan deteksi fraud. Shekhar sebelumnya bekerja di Experian sebagai director of partnership for SEA.
Sedangkan Ng Han Liong berpengalaman sebagai pimpinan spesialis untuk solusi dan kepatuhan di wilayah ini, setelah 10 tahun bekerja di Oracle, Thomson Reuters, dan IBM untuk sektor layanan finansial. Ia akan memfasilitasi upaya penetrasi pasar dan kesiapan tim penjualan untuk memperluas jangkauan ke Vietnam, Thailand Filipina dan Indonesia.
Dengan perannya, GBG berkomitmen untuk terus terhubung dengan pelanggan melalui cara-cara konsultatif – memberikan solusi yang holistik untuk pelanggan lama dan baru.
Di Asia-Pasifik, akuisisi solusi verifikasi greenID dan solusi kecerdasan berbasis lokasi Loqate, sudah memperlihatkan pertumbuhan yang baik dari tahun ke tahun. Solusi-solusi ini memenuhi kebutuhan berbagai vertikal industri, antara lain layanan finansial, fintech, telekomunikasi, pemerintahan, ritel dan pendidikan di wilayah Oseania. Berbagai solusi ini bisa menguntungkan pelanggan di Asia seiring dengan diperluasnya portofolio produk verifikasi identitas dan kecerdasaran berbasis lokasi di bulan-bulan yang akan datang.
Sebagai pemegang posisi pemimpin dalam tiga Chartis RiskTech Quadrant – yang meliputi Enterprise Fraud Management, Know Your Customer (KYC) dan Anti-Money Laundering (AML) – GBG berkomitmen untuk terus berinovasi serta memperkuat pertahanan agar bisa lebih proaktif, dan lincah dalam mengatasi ancaman Kejahatan Finansial 4.0. Ada pun fokus GBG di Asia Pasifik adalah untuk membantu berbagai perusahaan membangun kepercayaan digital menggunakan platform fraud, serta kepatuhan yang diperkuat kecerdasan data dinamis dan AI.
Sedangkan Ng Han Liong berpengalaman sebagai pimpinan spesialis untuk solusi dan kepatuhan di wilayah ini, setelah 10 tahun bekerja di Oracle, Thomson Reuters, dan IBM untuk sektor layanan finansial. Ia akan memfasilitasi upaya penetrasi pasar dan kesiapan tim penjualan untuk memperluas jangkauan ke Vietnam, Thailand Filipina dan Indonesia.
Dengan perannya, GBG berkomitmen untuk terus terhubung dengan pelanggan melalui cara-cara konsultatif – memberikan solusi yang holistik untuk pelanggan lama dan baru.
Di Asia-Pasifik, akuisisi solusi verifikasi greenID dan solusi kecerdasan berbasis lokasi Loqate, sudah memperlihatkan pertumbuhan yang baik dari tahun ke tahun. Solusi-solusi ini memenuhi kebutuhan berbagai vertikal industri, antara lain layanan finansial, fintech, telekomunikasi, pemerintahan, ritel dan pendidikan di wilayah Oseania. Berbagai solusi ini bisa menguntungkan pelanggan di Asia seiring dengan diperluasnya portofolio produk verifikasi identitas dan kecerdasaran berbasis lokasi di bulan-bulan yang akan datang.
Sebagai pemegang posisi pemimpin dalam tiga Chartis RiskTech Quadrant – yang meliputi Enterprise Fraud Management, Know Your Customer (KYC) dan Anti-Money Laundering (AML) – GBG berkomitmen untuk terus berinovasi serta memperkuat pertahanan agar bisa lebih proaktif, dan lincah dalam mengatasi ancaman Kejahatan Finansial 4.0. Ada pun fokus GBG di Asia Pasifik adalah untuk membantu berbagai perusahaan membangun kepercayaan digital menggunakan platform fraud, serta kepatuhan yang diperkuat kecerdasan data dinamis dan AI.
(uka)
Lihat Juga :