Inovasi Digital Menuju Masyarakat Nontunai, Bos LinkAja Berbagi Kiat Kepemimpinan
Minggu, 18 Juli 2021 - 03:30 WIB
loading...
A
A
A
“Semua orang jangan pernah takut salah. Semua orang boleh coba, karena jika tidak mencoba kita tidak pernah tahu, tidak pernah belajar, dan tidak pernah bisa improve diri kita ataupun yang sedang dikerjakan bersama. Kalau ada gagal, saya anggap itu part of cost of training,” kata Haryati.
Selanjutnya adalah pemberdayaan yaitu proses di mana pimpinan berusaha membantu bawahan untuk mendapatkan dan menggunakan power yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan terhadap hal-hal yang mempengaruhi kondisi kerja dan keadaan diri bawahan.
Dia menerangkan, integritas dan pemberdayaan saling berhubungan sebab jika tidak ada integritas atau kepercayaan terhadap karyawan maka pimpinan tidak bisa membantu karyawannya dalam mengajarkan pengambilan keputusan.
Tak hanya itu, menurutnya pencapaian bersama juga hal yang penting. Dalam organisasi, akan ada bagian-bagian pekerjaan yang dikerjakan oleh masing-masing karyawan. Namun, walaupun berbeda cara pandang tetap harus merujuk pada tujuan yang sama.
“Untuk bisa mencapai tujuan bersama, perlu adanya komunikasi dua arah yang tidak hanya dari atas ke bawah tetapi juga perlu adanya feedback dari bawah ke atas. Tentunya semua orang harus berkontribusi, karena jika dikerjakan bersama-sama akan jauh lebih baik,” terang dia.
Baca juga: Incar Penerimaan dari Ekosistem Digital, Otoritas Pajak Gencar Memburu Youtuber
Terakhir adalah open minded. Dia menjelaskan bahwa di dalam organisasi tidak hanya terbuka pada ide baru saja ataupun tim yang berbeda latar belakang melainkan juga dalam hal menyampaikan solusi.
Selanjutnya adalah pemberdayaan yaitu proses di mana pimpinan berusaha membantu bawahan untuk mendapatkan dan menggunakan power yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan terhadap hal-hal yang mempengaruhi kondisi kerja dan keadaan diri bawahan.
Dia menerangkan, integritas dan pemberdayaan saling berhubungan sebab jika tidak ada integritas atau kepercayaan terhadap karyawan maka pimpinan tidak bisa membantu karyawannya dalam mengajarkan pengambilan keputusan.
Tak hanya itu, menurutnya pencapaian bersama juga hal yang penting. Dalam organisasi, akan ada bagian-bagian pekerjaan yang dikerjakan oleh masing-masing karyawan. Namun, walaupun berbeda cara pandang tetap harus merujuk pada tujuan yang sama.
“Untuk bisa mencapai tujuan bersama, perlu adanya komunikasi dua arah yang tidak hanya dari atas ke bawah tetapi juga perlu adanya feedback dari bawah ke atas. Tentunya semua orang harus berkontribusi, karena jika dikerjakan bersama-sama akan jauh lebih baik,” terang dia.
Baca juga: Incar Penerimaan dari Ekosistem Digital, Otoritas Pajak Gencar Memburu Youtuber
Terakhir adalah open minded. Dia menjelaskan bahwa di dalam organisasi tidak hanya terbuka pada ide baru saja ataupun tim yang berbeda latar belakang melainkan juga dalam hal menyampaikan solusi.
Lihat Juga :