Bioskop Tutup Saat PPKM, Pengelola Pangkas Gaji Karyawan 50%
Rabu, 21 Juli 2021 - 14:49 WIB
loading...
Bioskop tutup selama PPKM. Foto/Dok SINDOnews/Isra Triansyah
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah mulai melaksanakan PPKM Level 4 Covid-19 pada sebagian besar wilayah Jawa dan Bali. PPKM Level 4 yang merupakan perpanjangan dari PPKM darurat ini diberlakukan mulai hari ini (21/7) hingga 25 Juli mendatang.
Terkait hal ini, sektor industri kreatif perfileman khususnya bioskop semakin terimbas. Pasalnya, mayoritas bioskop lokasinya menyatu dengan pusat perbelanjaan atau mal, padahal mal diharuskan tutup selama masa PPKM darurat.
Para pengusaha biosko yang terhimpun dalam Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) mendukung penuh upaya pemerintah demi Tanah Air cepat pulih. Namun, GPBSI berharap adanya perhatian dan bantuan pemerintah dalam bentuk kebijakan yang pro kepada bioskop.
“Selama ini belum ada bantuan pemerintah terhadap usaha bioskop. Diantaranya bantuan atau insentif pemerintah pusat ataupun pemerintah daerah terutama untuk keringanan biaya listrik. Karena dua komponen biaya terbesar dalam bisnis bioskop adalah biaya karyawan/gaji dan biaya listrik,” ujar Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat GPBSI, Djonny Syafruddin kapada MNC Portal Indonesia, Rabu (21/7/2021).
Baca juga: Hanya Mampu Gaji Karyawan Setengah Saat PPKM Darurat, Pengelola Pusat Belanja Minta Bantuan
Terkait hal ini, sektor industri kreatif perfileman khususnya bioskop semakin terimbas. Pasalnya, mayoritas bioskop lokasinya menyatu dengan pusat perbelanjaan atau mal, padahal mal diharuskan tutup selama masa PPKM darurat.
Para pengusaha biosko yang terhimpun dalam Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) mendukung penuh upaya pemerintah demi Tanah Air cepat pulih. Namun, GPBSI berharap adanya perhatian dan bantuan pemerintah dalam bentuk kebijakan yang pro kepada bioskop.
“Selama ini belum ada bantuan pemerintah terhadap usaha bioskop. Diantaranya bantuan atau insentif pemerintah pusat ataupun pemerintah daerah terutama untuk keringanan biaya listrik. Karena dua komponen biaya terbesar dalam bisnis bioskop adalah biaya karyawan/gaji dan biaya listrik,” ujar Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat GPBSI, Djonny Syafruddin kapada MNC Portal Indonesia, Rabu (21/7/2021).
Baca juga: Hanya Mampu Gaji Karyawan Setengah Saat PPKM Darurat, Pengelola Pusat Belanja Minta Bantuan
Lihat Juga :