Lawan Pandemi, Pengusaha Peduli NKRI Kembali Galang Donasi
Jum'at, 23 Juli 2021 - 12:13 WIB
loading...
Pengusaha Peduli NKRI kembali menggalang dan menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak pandemi. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Kepedulian para pengusaha di bawah naungan Kamar Dagang dan Industri Nasional (Kadin) Indonesia terhadap penanganan pandemi Covid-19 yang menyebut inisiatif mereka sebagai Pengusaha Peduli NKRI dengan menggandeng Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia kembali berlanjut.
Seiring keputusan pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) guna memutus rantai penularan virus yang kembali meningkat, Pengusaha Peduli NKRI kembali menyalurkan donasi.
"Donasi ini masih dengan tujuan yang sama seperti saat inisiatif Pengusaha Peduli NKRI bermula Maret tahun lalu, yakni solidaritas dan kepedulian kalangan usaha atas masyarakat yang terdampak pandemi, memperkuat apa yang telah dilakukan Pemerintah Indonesia," kata Koordinator Pengusaha Peduli NKRI G Sulistiyanto di Jakarta, Jumat (23/7/2021).
Baca Juga: Arsjad Rasjid: Kita Harus Memenangkan Perang Melawan Pandemi Covid-19
Donasi yang dialokasikan oleh Pengusaha Peduli NKRI berupa 35.000 ton beras bagi 7 juta kepala keluarga, kosentrator oksigen, aktivasi sentra vaksin, serta penyaluran obat-obatan yang masih sulit diperoleh pasien Covid-19.
Seiring keputusan pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) guna memutus rantai penularan virus yang kembali meningkat, Pengusaha Peduli NKRI kembali menyalurkan donasi.
"Donasi ini masih dengan tujuan yang sama seperti saat inisiatif Pengusaha Peduli NKRI bermula Maret tahun lalu, yakni solidaritas dan kepedulian kalangan usaha atas masyarakat yang terdampak pandemi, memperkuat apa yang telah dilakukan Pemerintah Indonesia," kata Koordinator Pengusaha Peduli NKRI G Sulistiyanto di Jakarta, Jumat (23/7/2021).
Baca Juga: Arsjad Rasjid: Kita Harus Memenangkan Perang Melawan Pandemi Covid-19
Donasi yang dialokasikan oleh Pengusaha Peduli NKRI berupa 35.000 ton beras bagi 7 juta kepala keluarga, kosentrator oksigen, aktivasi sentra vaksin, serta penyaluran obat-obatan yang masih sulit diperoleh pasien Covid-19.
Lihat Juga :