Kementan Ajak Insan Pertanian Konsumsi Pangan Lokal

Selasa, 27 Juli 2021 - 20:18 WIB
loading...
Kementan Ajak Insan...
Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi (depan) memimpin apel pagi secara virtual didampingi Sekretaris BPPSDMP Siti Munifah (kanan). (Foto: Dok. BPPSDMP)
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) , khususnya Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) mengajak seluruh insan pertanian untuk mengonsumsi pangan lokal.

Ajakan tersebut mengacu seruan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo pada insan-insan pertanian di seluruh Indonesia. Dikatakan Mentan, mengonsumsi pangan lokal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh serta meningkatkan kesejahteraan petani.

(Baca juga:Kementan Latih 100 Petani Milenial untuk Magang di Korea Selatan)

“Yang pasti pangan lokal kita itu sangat melimpah. Setiap daerah memiliki pangan lokal, dengan mengonsumsi pangan lokal, berarti kita telah membantu petani kita sendiri,” kata Mentan Syahrul, Senin (26/7/2021).

Penegasan serupa dikemukakan Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi saat memimpin apel pagi secara virtual. Dia mengajak insan pertanian mengonsumsi pangan lokal dan menghindari pangan impor.

(Baca juga:Siapkan 1,7 Juta Ekor Hewan Kurban, Kementan Pastikan Stok Cukup dan Aman)

“Pangan lokal membantu membentuk dan memperkuat imunitas tubuh. Namun harus juga ada keseimbangan kerja dan istirahat untuk meningkatkan imun. Terlalu banyak kerja tidak baik, imun bisa drop. Malas juga tidak bagus, karena membuat kerja terbengkalai, stres akhirnya imun turun. Artinya, keseimbangan sangat penting,” kata Dedi Nursyamsi.

Dedi berharap instruksi yang disampaikan dalam apel pagi secara virtual tersebut bisa ditindaklanjuti ke seluruh unit pelaksana teknis (UPT). “Nanti seluruh UPT bersama-sama pusat kumpul lagi secara virtual. Kalau ada acara coffee morning, kita bicang-bicang virtual melalui zoom. Tapi, saya tidak mau melihat ada makanan impor. Semua harus pangan lokal,” katanya.

(Baca juga:Dukung Produktivitas Pertanian, Kementan Upgrade Kompetensi Penyuluh)

Pria yang akrab disapa Prof Dedi itu meminta semua pihak mendukung upaya memaksimalkan pangan lokal ini. Harus ada gerakan yang masif untuk mengonsumsi pangan lokal.

“Harus dimulai dari diri sendiri, kemudian keluarga, saudara, teman kantor, tetangga dan lainnya. Konsumsi pangan lokal harus dimulai sekarang juga,” katanya.

Yang tidak kalah penting, sambung Dedi, adalah menikatkan kinerja. Meski sebagian besar work from home (WFH), kinerja harus ditingkatkan. “Kita bukan sedang sleep from home, atau malah keluyuran.”

Dijelaskan Dedi Nursyamsi, saat ini sudah era 4.0. Artinya, sudah tidak ada alasan untuk tidak kerja. Tidak ada waktu untuk tidak bekerja. Bekerja di rumah harusnya lebih efektif. “Asalkan WFH benar-benar work from home.”

Pada kesempatan itu, Dedi Nursyamsi mengajak seluruh insan pertanian untuk menjaga kesehatan. “Saya berharap semua sehat, dan kinerja harus meningkat untuk mendukung pertanian,” katanya.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pangan Lokal Jadi Tulang...
Pangan Lokal Jadi Tulang Punggung Keberlanjutan Program MBG
Mentan Amran Copot Oknum...
Mentan Amran Copot Oknum ASN yang Sewakan Lahan Negara 300 Hektare
Pilar Swasembada Pangan,...
Pilar Swasembada Pangan, Kementan Cetak Ratusan Ribu Petani Muda
Harga Beras di Jepang...
Harga Beras di Jepang Naik 90%, Bagaimana di Indonesia?
Ini 3 Arahan Prabowo...
Ini 3 Arahan Prabowo untuk Mentan Amran di Kementerian Pertanian
Gerak Cepat Atasi Kekeringan,...
Gerak Cepat Atasi Kekeringan, Kementan Sabet Penghargaan Komunikasi Publik Terbaik di AMH 2024
Gerakan Musyawarah Revitalisasi...
Gerakan Musyawarah Revitalisasi Pangan Lokal Digagas di Cinere
Diskriminasi Menahun:...
Diskriminasi Menahun: Daging Sapi Vs Daging Kerbau
Mentan Amran: Rehabilitasi...
Mentan Amran: Rehabilitasi Sawah Pascabencana di Sumatera Tanggung Jawab Negara
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved