Kementan Latih 100 Petani Milenial untuk Magang di Korea Selatan
Jum'at, 23 Juli 2021 - 06:55 WIB
loading...
Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi (kanan) menjawab pertanyaan awak media didampingi Kepala Puslatan Leli Nuryati. (Foto: Dok. BPPSDMP)
A
A
A
JAKARTA - Sekitar 100 petani milenial mengikuti pelatihan yang digelar Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) . Mereka dipersiapkan menjalani program magang di Korea Selatan (Korsel) sebagai bagian dari program Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan program magang ke luar negeri terutama Korsel karena SDM yang begitu melimpah. Hal ini membuka peluang bisnis pertanian dalam upaya mendukung, mengembangkan dan memajukan pertanian nasional.
(Baca juga:Siapkan 1,7 Juta Ekor Hewan Kurban, Kementan Pastikan Stok Cukup dan Aman)
“Pertanian perlu sentuhan dan terobosan untuk mengembangkan kapasitas generasi milenial. Kementan memiliki program magang ke luar negeri. Kita berharap ada transfer knowledge melalui magang di beberapa negara agar pertanian kita semakin maju, mandiri dan modern,” kata Mentan Syahrul dalam keterangan tertulisnya.
Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi mengatakan pelopor pembangunan pertanian adalah petani milenial. Maka kemampuannya disiapkan untuk mengembangkan diri menjadi pribadi yang profesional dengan memahami seluk-beluk pertanian dari hulu ke hilir.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan program magang ke luar negeri terutama Korsel karena SDM yang begitu melimpah. Hal ini membuka peluang bisnis pertanian dalam upaya mendukung, mengembangkan dan memajukan pertanian nasional.
(Baca juga:Siapkan 1,7 Juta Ekor Hewan Kurban, Kementan Pastikan Stok Cukup dan Aman)
“Pertanian perlu sentuhan dan terobosan untuk mengembangkan kapasitas generasi milenial. Kementan memiliki program magang ke luar negeri. Kita berharap ada transfer knowledge melalui magang di beberapa negara agar pertanian kita semakin maju, mandiri dan modern,” kata Mentan Syahrul dalam keterangan tertulisnya.
Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi mengatakan pelopor pembangunan pertanian adalah petani milenial. Maka kemampuannya disiapkan untuk mengembangkan diri menjadi pribadi yang profesional dengan memahami seluk-beluk pertanian dari hulu ke hilir.
Lihat Juga :