Jajaki Bisnis Kebandarudaraan, WIKA Ikut Kelola Bandara Batam?

Rabu, 28 Juli 2021 - 10:41 WIB
loading...
Jajaki Bisnis Kebandarudaraan,...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) berencana untuk menjalankan kegiatan usaha kebandarudaraan termasuk investasi pada Bandara Internasional Hang Nadim, Batam dengan pengelolaan 25 tahun.

Untuk itu, Perseroan akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk menyetujui rencana tersebut pada 2 September 2021.

Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Rabu (28/7/2021), Perseroan menyampaikan rencana tersebut setelah memperoleh penunjukkan dari Panitia Pengadaan Proyek KPBU Bandara Hang Nadim di bawah Badan Pengusahaan Kawasan Batam (BP Batam) di mana WIKA akan melaksanakan kegiatan manajemen infrastruktur bandara dan penunjangnya.

Baca juga: Mal Dibuka Lagi tapi Masih Sepi, APPBI: Kunjungan Baru 10-20 Persen

Perseroan bersama dengan PT Angkasa Pura I (AP 1) dan Incheon International Airport Corporation (IIAC) telah membentuk Konsorsium AP1-IIAC-WIKA yang telah ditetapkan sebagai pemenang pelelangan proyek KPBU Bandar Udara Hang Nadim dan untuk selanjutnya Konsorsium diwajibkan untuk membentuk Perusahaan Patungan/Badan Usaha Pelaksana (BUP) untuk menjalankan kegiatan usaha di bidang kebandarudaraan.

"Latar belakang Perseroan berencana menjalankan kegiatan usaha di bidang kebandarudaraan dalam rangka pengembangan usahanya melihat potensi usaha bandar udara memiliki fungsi sebagai akses hubungan internasional yang pengelolaannya diharapkan dapat menambah portofolio proyek strategis bagi Perseroan," tulis keterangan manajemen WIKA.

WIKA juga menjelaskan manfaat dari rencana penambahan kegiatan usaha dalam bidang perbandarudaraan diantaranya, berpotensi memperoleh Omset Kontrak (OK) konstruksi atas ham right to match; potensi pendapat recurring selama masa kerjasama; terdapat potensi aset recycling setelah COD dengan nilai > PBV; dan memperoleh transfer knowledge dalam bisnis aviasi.

Baca juga: PPKM Terus Berlanjut, Mampukah Industri Penerbangan Bertahan?

Berdasarkan pengujian atas proyeksi keuangan yang dilakukan selama 25 tahun, tingkat Net Present Value (NPV) pada discount rate 11,18 persem menunjukkan nilai NPV positif sebesar Rp681,63 miliar.

Kemudian, berdasarkan tingkat Profitability Index (PI) pada discount rate 11,18 persen menunjukkan nilai 1,145 kali atau lebih besar dari 1 dan demikian proyek ini dalam kondisi layak.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sumatera Blackout, InJourney...
Sumatera Blackout, InJourney Pastikan Bandara Beroperasi Normal
Harris Arthur Hedar...
Harris Arthur Hedar Kembali Jabat Komisaris Independen Wijaya Karya
Boncos Rp1,8 Triliun,...
Boncos Rp1,8 Triliun, WIKA Bakal Ditarik dari Proyek Whoosh
Bandara Hadapi Puncak...
Bandara Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Layani 578 Ribu Penumpang Sehari
Ini 5 Bandara Tersibuk...
Ini 5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang Pesawat
Bandara I Gusti Ngurah...
Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Tutup 24 Jam saat Hari Raya Nyepi
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Rekomendasi
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
Berita Terkini
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Infografis
Israel Marah, Rudal...
Israel Marah, Rudal Houthi Sukses Serang Bandara Ben Gurion
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved