MNC Studios International Raih Pendapatan Rp1,39 Triliun di 2020
Rabu, 28 Juli 2021 - 13:13 WIB
loading...
Direktur Keuangan MNC Studios Dewi Tembaga. Foto/SINDOnews/Michelle Natalia
A
A
A
JAKARTA - Di tengah pandemi Covid-19 , PT MNC Studios International Tbk (MSIN) berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp1,39 triliun selama tahun buku 2020.
Direktur Keuangan MNC Studios Dewi Tembaga mengatakan, capaian tersebut turun 22% dibandingkan tahun 2019. "Penurunan ini sebagai akibat langsung dari pandemi Covid-19 yang mengakibatkan adanya pembatasan kegiatan bisnis perseroan dengan adanya penerapan PSBB tahun 2020," ujarnya dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) MSIN Tahun Buku 2020 di Jakarta, Rabu (28/7/2021).
Baca juga: Korsel Catat Jumlah Harian Kasus COVID-19 Tertinggi di Tengah Gelombang Keempat
Dia membeberkan, pendapatan digital MSIN untuk tahun 2020 mengalami peningkatan signifikan sebesar 44% dari Rp180,3 miliar di tahun 2019 menjadi Rp258,9 miliar di tahun 2020. Peningkatan ini karena adanya perubahan pola hidup konsumen atau masyarakat dalam mengonsumsi hiburannya semenjak adanya pandemi.
"Masyarakat menjadi terbiasa untuk melakukan kegiatan atau aktivitas secara online atau digital, sehingga permintaan akan konten dan hiburan untuk platform digital menjadi naik," tuturnya.
Pokok pendapatan di tahun 2020 turun sebesar 25% menjadi Rp972 miliar. Penurunan ini sejalan dengan penurunan output produksi konten selama periode PSBB tahun 2020. Ebitda Perseroan mengalami penurunan 14% dari Rp364 miliar menjadi Rp340 miliar. "Dengan demikian, untuk tahun buku 2020, perseroan berhasil mencatat laba bersih Rp167 miliar," terang Dewi.
Untuk kuartal I tahun 2021, kinerja Perseroan sangat baik. Pendapatan konsolidasi naik sebesar 0,2% dari Rp445 miliar menjadi Rp486 miliar. Dibandingkan dengan kuartal IV tahun 2020, pendapatan Perseroan naik 40% dari Rp346 miliar menjadi Rp486 miliar.
Direktur Keuangan MNC Studios Dewi Tembaga mengatakan, capaian tersebut turun 22% dibandingkan tahun 2019. "Penurunan ini sebagai akibat langsung dari pandemi Covid-19 yang mengakibatkan adanya pembatasan kegiatan bisnis perseroan dengan adanya penerapan PSBB tahun 2020," ujarnya dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) MSIN Tahun Buku 2020 di Jakarta, Rabu (28/7/2021).
Baca juga: Korsel Catat Jumlah Harian Kasus COVID-19 Tertinggi di Tengah Gelombang Keempat
Dia membeberkan, pendapatan digital MSIN untuk tahun 2020 mengalami peningkatan signifikan sebesar 44% dari Rp180,3 miliar di tahun 2019 menjadi Rp258,9 miliar di tahun 2020. Peningkatan ini karena adanya perubahan pola hidup konsumen atau masyarakat dalam mengonsumsi hiburannya semenjak adanya pandemi.
"Masyarakat menjadi terbiasa untuk melakukan kegiatan atau aktivitas secara online atau digital, sehingga permintaan akan konten dan hiburan untuk platform digital menjadi naik," tuturnya.
Pokok pendapatan di tahun 2020 turun sebesar 25% menjadi Rp972 miliar. Penurunan ini sejalan dengan penurunan output produksi konten selama periode PSBB tahun 2020. Ebitda Perseroan mengalami penurunan 14% dari Rp364 miliar menjadi Rp340 miliar. "Dengan demikian, untuk tahun buku 2020, perseroan berhasil mencatat laba bersih Rp167 miliar," terang Dewi.
Untuk kuartal I tahun 2021, kinerja Perseroan sangat baik. Pendapatan konsolidasi naik sebesar 0,2% dari Rp445 miliar menjadi Rp486 miliar. Dibandingkan dengan kuartal IV tahun 2020, pendapatan Perseroan naik 40% dari Rp346 miliar menjadi Rp486 miliar.
Lihat Juga :