3T Dimasifkan, Siap-siap Angka Positif Covid-19 Akan Naik
Kamis, 29 Juli 2021 - 08:43 WIB
loading...
A
A
A
“Pasien datang dengan saturasi rendah, kemudian meninggal. Itu sudah dipastikan datangnya telat. Makanya Pak Menko, kita akan ajarin untuk mengenali saturasi ini, jadi kita bisa menghindari kematian akibat telat dibawa ke rumah sakit,” paparnya.
Baca juga: Jaksa KPK: Uang Hasil Korupsi untuk Kepentingan Juliari Rp15,1 Miliar
Kemenkes juga menyatakan perlunya evaluasi pelaksanaan testing di Puskesmas. Pasalnya, tes PCR di Puskesmas itu banyak juga memberikan pelayanan kepada yang terkonfirmasi. Adapun pembukaan lab PCR untuk kabupaten/kota rencananya akan dilakukan untuk wilayah Jawa-Bali dahulu.
Lebih lanjut, Luhut mengungkapkan bahwa pemerintah dan semua pihak terkait untuk bekerja mati-matian menurunkan angka kematian. Dirinya juga mengarahkan peserta rapat untuk melihat keadaan di lingkungan masing-masing terkait pelaksanaan 3T.
Selain itu, Luhut juga meminta Kemenkes bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk mengejar target vaksinasi sampai dengan 2 dosis per hari. "Dua juta ini bisa mulai dilakukan pada minggu pertama Agustus ya, kalau ada vaksinnya cukup saya harap bisa sampai 200 juta sampai dengan Desember 2021,” tandasnya.
Baca juga: Jaksa KPK: Uang Hasil Korupsi untuk Kepentingan Juliari Rp15,1 Miliar
Kemenkes juga menyatakan perlunya evaluasi pelaksanaan testing di Puskesmas. Pasalnya, tes PCR di Puskesmas itu banyak juga memberikan pelayanan kepada yang terkonfirmasi. Adapun pembukaan lab PCR untuk kabupaten/kota rencananya akan dilakukan untuk wilayah Jawa-Bali dahulu.
Lebih lanjut, Luhut mengungkapkan bahwa pemerintah dan semua pihak terkait untuk bekerja mati-matian menurunkan angka kematian. Dirinya juga mengarahkan peserta rapat untuk melihat keadaan di lingkungan masing-masing terkait pelaksanaan 3T.
Selain itu, Luhut juga meminta Kemenkes bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk mengejar target vaksinasi sampai dengan 2 dosis per hari. "Dua juta ini bisa mulai dilakukan pada minggu pertama Agustus ya, kalau ada vaksinnya cukup saya harap bisa sampai 200 juta sampai dengan Desember 2021,” tandasnya.
(ind)
Lihat Juga :