Didominasi Sukuk dan Obligasi, Potensi Penggalangan Dana di BEI Bisa Lebihi Rp34,4 T

Kamis, 05 Agustus 2021 - 08:51 WIB
loading...
Didominasi Sukuk dan...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Potensi penggalangan dana di Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi akan melebihi angka Rp34,4 triliun selama tahun 2021. Prediksi itu terlihat dari aktivitas efek yang akan dicatatkan di bursa, khususnya saham, obligasi , dan sukuk .

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, potensi penggalangan dana di pasar modal masih relatif promising hingga akhir tahun ini. Jumlah penggalangan dana berdasarkan perhitungan pipeline sampai 30 Juli 2021 untuk saham, obligasi dan sukuk diperkirakan sebesar Rp34,4 triliun.

"Dengan masih adanya waktu sekitar lima bulan lagi sampai dengan akhir tahun, maka potensi penghimpunan dana diperkirakan akan melebihi Rp34,4 triliun," ujar Nyoman dalam keterangan tertulis, Kamis (5/8/2021).

Baca juga:Laga Sempurna Barca vs RB Salzburg, Tapi Koeman Tak Suka Kalah

Nyoman menjelaskan, di pipeline saham sudah ada 25 perusahaan yang berencana untuk mencatatkan sahamnya dengan perkiraan dana yang akan diperoleh sebesar Rp5,5 triliun. Sedangkan dari pipeline obligasi dan sukuk, ada 23 perusahaan dengan perkiraan dana yang akan dihimpun mencapai Rp28,9 triliun.

Porsi penggalangan dana saham, obligasi, dan sukuk di bursa masih lebih besar pada IPO dan masih didominasi oleh pencatatan obligasi dan sukuk. Menurut data BEI, sampai dengan 30 Juli 2021, obligasi dan sukuk yang diterbitkan korporasi dan tercatat di bursa berjumlah 51 emisi dengan total emisi sebesar Rp54 triliun, dan diterbitkan oleh 37 perusahaan.

Sedangkan perusahaan yang telah mencatatkan sahamnya di bursa ada 27 perusahaan dengan total dana yang berhasil dihimpun sebesar Rp7,7 triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sah! Berikut Jajaran...
Sah! Berikut Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia Periode 2026-2030
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
MNC Sekuritas Ajak Investor...
MNC Sekuritas Ajak Investor Pahami Saham Syariah lewat Webinar Gratis Beli Saham Syariah
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
Rekomendasi
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved